Garudayana, Budaya Indonesia dalam Bentuk Manga

Duniaku.net kali ini mendapatkan kesempatan eksklusif loh untuk melakukan wawancara dengan pembuat Garudayana, Mas Is Yuniarto. Yuk baca di sini untuk mengetahui seluk-beluk Garudayana beserta “sneak peek” seperti apa masa depan Garudayana.

1304683983000

– Sedikit menyinggung tentang epik wayang itu sendiri, apakah nantinya akan ada karakter-karakter di epik Ramayana yang muncul di Garudayana?

Tentang epik wayang, kita mengenal dua epik wayang yakni Ramayana dan Mahabarata. Setting Garudayana adalah di Mahabarata tepat sebelum perang Bbaratayudha. Jika diurut berdasarkan timeline, Ramayana muncul terlebih dulu baru ribuan tahun kemudian Mahabarata. Ramayana mengisahkan tentang Rama menyelamatkan Shinta yang melawan Dasamuka (ada karakter Hanuman), sementara Mahabarata kisahnya tentang perebutan Kerajaan Astina antara Kurawa dengan Pandawa. Saat saya melakukan riset tentang kisah-kisah tersebut dari berbagai macam versi, saya menemukan hal yang menarik, bahwa ada kesempatan karakter-karakter di epik  Ramayana ter-crossover-kan di Mahabarata, salah satunya Hanuman. Jadi saya memiliki ide untuk memunculkan Hanuman di Garudayana, ditunggu saja.

 

– Apakah saat ini Mas Is sudah mempunyai gambaran bagaimana Garudayana akan berakhir, dan kira-kira akan dibuat sampai berapa volume?

Sudah saya ciptakan semenjak awalnya, sudah ada masterplan-nya. Namun dalam proses pembuatannya sndiri, saya sering melakukannya secara spontan. Maksudnya, sudah ada skenarionya, dan ketika menggambar di halaman komiknya, tiba-tiba muncul ide baru yang tidak ada di skenario. Kadang kala mengubah sedikit bagian dari cerita, tapi tetap mengikuti masterplan cerita yang sudah ada tadi. Untuk masalah Garudayana sampai volume berapa, tentu saja itu semua terganung dari dukungan pembaca. Jika pembaca tetap menginginkannya, maka saya akan terus berjuang.

Salah satu adegan di Garudayana 3

– Apakah selain Garudayana ini, Mas Is punya proyek komik atau proyek lain di luar komik yang sedang dikerjakan?

Selain membuat komik, saya berprofesi sebagai pengajar di kampus (jurusan DKV), ilustrator freelance. Namun komik sudah menjadi jalan hidup saya. Untuk proyek lain, saya ada proyek komik lain berupa adaptasi novel, dan juga konsep baru untuk komik online. Proyek komik tersebut berasal dari novel bestseller berjudul Lima Sentimeter karya Doni Dirgantoro (novel Indonesia), sedangkan untuk komik online tadi adalah konsep baru yang sedang saya persiapkan. Ditunggu saja tanggal mainnya.

 

– Berapa lama sih waktu yang dibutuhkan Mas Is untuk membuat satu volume Garudayana?

Untuk satu volume komik jumlahnya 180 halaman, dan kira-kira membutuhkan waktu efektif pembuatan sekitar tiga sampai lima bulan.

Mas Is, "dalang"nya Garudayana

– Kalau boleh tahu, bagaimana proses pembuatan komik seorang Is Yuniarto, apa mulai dari satu tema cerita, atau mulai dari menggambar karakter utama, atau bahkan menentukan setting lebih dahulu?

Proses pembuatan komik yang biasa saya lakukan berawal dari ide, kemudian dikembangkan menjadi sketsa. Karena saya orang yang lebih suka menggambar daripada menulis, saya lebih mudah mengembangkan sesuatu dr menggmbar sketsa karakternya dulu. Setelah itu masuk ke proses pembuatan storyline, kemudian bisa langsung masuk ke proses pembuatan komiknya. Di komik kita perlu storyboard, mirip seperti film, fungsinya adalah mngatur halaman komik tersebut terutama penempatan panel-panelnya dan alur ceritanya. Baru kemudian masuk ke proses pensil, lalu tinta, lalu toning (kalau komiknya dalam format grayscale) atau proses pewarnaan (kalau komiknya berwarna).

 

Suasana interview dengan Mas Is

– Bagaimana dengan proses editingnya? Yang saya tahu para mangaka di Jepang selalu menunjukkan name (naskah awal) terlebih dahulu ke para editor mereka, kemudian baru mengerjakan naskah asli dari tanggapan para editor, apa hal yang sama juga terjadi di Indonesia?

Untuk proses editingnya, itu menjadi tanggung jawab editor. Jadi setelah menggambar storyboard (atau name), kita kirimkan ke penerbit, bisa melalui email atau cara lainnya. Prosesnya juga sama seperti pembuatan manga, editor akan memantau perkembangan karya kita baik dari sisi cerita ataupun dari sisi artwork. Tentunya editor akan membantu dengan merevisi komik yang kita buat.

TENTANG PENULIS
Ryuzen

Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.