Know Your Superhero Power: Superman

Siapa sih yang tidak kenal Superman? Angkat tangan bila ada yang tidak kenal! Kamu yang di belakang!!, tidak kenal Superman? Haduh, baca komiknya lagi sana, atau nonton film-filmnya yang diperankan oleh Almarhum Christhoper Reeve.

1317261534000

Ada banyak penulis yang menggambarkan bagaimana cara kekuatan Superman bekerja, tetapi yang jadi favorit sang penulis artikel adalah kekuatan Superman berasal kekuatan pikiran (telekenesis) yang menggerakan pusat masa sebuah obyek sehingga bisa diangkat oleh Superman. Kenapa penulis memfavoritkan cara penggambaran kekuatan Superman yang menggunakan telekenesis? Jawabannya adalah, cara ini menjelaskan kenapa bangunan atau obyek yang diangkat oleh Superman tidak hancur berkeping-keping walaupun diangkat pada bagian pinggir obyek.

Coba kamu bayangkan sebuah crane besar mengangkat gedung pencakar langit yang terbuat dari besi dan bata, pasti bangunan tersebut akan hancur berkeping-keping. Masalah tersebut tidak akan penah terjadi pada Superman karena dia menggunakan kekuatan telekenesis.

Kekuatan telekenesis bangsa Krypton bisa berkembang sedemikian rupa karena radiasi matahari kuning yang dimiliki oleh Bumi. Rupanya hal inilah yang terlintas dipikiran Jor-El dan Lara (orang tua Superman) ketika mengirmkan Superman ke Bumi. Anaku adalah Kryptonian terakhir, dia harus hidup di lingkungan yang mendukung semua kemampuan yang dimilikinya.

2. Kekebalan

Masih ingat dengan adegan film Superman Return? Di dalam film tersebut diperlihatkan kalau Superman ditembak di bagian mata pada jarak point blank (sangat dekat). Peluru VS mata sang manusia baja? Sudah pasti yang menang mata sang manusia baja.

Kira-kira itulah gambaran paling fresh dari seberapa kebal Superman. Tertembak pada jarak dekat di bagian mata? Kami terkencing-kencing membayangkan hal tersebut terjadi pada diri kami. Bagi Superman kejadian tersebut adalah hal biasa. Yah, pagi tertembak di bagian mata, siang minum kopi bersama Batman, dan malam kembali lagi tertembak di bagian mata. Seperti minum obat 3 kali sehari saja rasanya.

Bagaimana dengan penggambaran komik tentang seberapa kebal Superman? Hmm, coba kita lihat, terkena ledakan nuklir pada ground zero (asal ledakan), bisa! Kena AIDS dan penyakit berbahaya lainnya? Ah kamu becanda. Pergi ke luar angkasa tanpa baju pelindung? Yah, sama seperti makan siang dan tertembak peluru tadi lah.

Hmmm, Obat Batuk Cap Peluru

Lagi-lagi banyak versi tentang kekebalan Superman yang dibuat oleh para penulis naskahnya, salah satunya adalah struktur dan tingkat kepadatan molekul bangsa Krypton yang berbeda dengan manusia. Dengan struktur yang berbeda dengan manusia, setiap sel Superman menyimpan kekuatan radiasi matahari kuning yang saling berkaitan dan tidak terputus. Karena kekuatan matahari kuning yang padat dan rapat tersebut, Superman memiliki kekebalan yang tidak dimiliki oleh alien manapun kecuali bangsa Krypton itu sendiri. Beberapa penggambaran lain kembali melibatkan telekenesis dan kekuatan pikiran sang manusia super. Pada intinya melalui telekenesi yang melapisi setiap inci tubuh Superman, jangankan peluru, ledakan nuklir saja bisa dia redam. Tapi terkadangan tameng telekenesis tersebut bisa tembus bila menerima serangan kuat yang terfokus pada satu titik. Yah Sehebat apapun Superman dia harus memiliki kelemahan dong, seperti kebanyakan tokoh superhero Amerika lainnya.

Jadi sekuat apapun sang pahlawan super pasti dia masih memiliki kelemahan, begitu juga dengan Superman. Khusus untuk sang manusia baja dan keluarganya mereka memiliki satu kelemahan yaitu batu Krypton. Hmm, untuk batu Krypton kami memang sering mendengarnya, tapi kalau Keluarga? Ya, keluarga, Superman tidak sendirian di Bumi. Kami akan membahas efek batu Krypton, keluarga Superman dan kelemahan-kelemahannya belakangan, jadi keep reading yah.

Share this article

TENTANG PENULIS
the4th

Pemuda tambun yang hobinya main RPG (Role Playing Game. Buka Rocket Propelled Grennade) ini, memulai karirnya sebagai penulis lepas di salah satu majalah game yang tidak terlalu hit. Karena jatuh cinta pada dunia tulis menulis, Estu akhirnya memberanikan diri mengerjakan sebuah proyek portal game yang cukup ambisius di jamannya. Rupanya setelah portal game tersebut beroperasi beberapa masalah eksternal dan internal mulai menerpa silih berganti. Karena merasa kebebasannya digawangi, akhirnya Estu memutuskan berhenti dan memulai bisnis kecil-kecilan. Dari perjalanan bisnisnya Estu mendapatkan berbagai filosofi yang terus menerus dipakai hingga sekarang. Salah satunya adalah "keberuntungan adalah persiapan bertemu dengan kesempatan - Seneca" atau "Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat - Thomas Alva Edison". Di tengah-tengah jadwalnya yang cukup padat, Estu selalu sempat meluangkan waktu untuk bermain game, menonton film dan menulis artikel.