Know Your Superhero Power: Superman

Siapa sih yang tidak kenal Superman? Angkat tangan bila ada yang tidak kenal! Kamu yang di belakang!!, tidak kenal Superman? Haduh, baca komiknya lagi sana, atau nonton film-filmnya yang diperankan oleh Almarhum Christhoper Reeve.

1317261534000

3. Terbang

Seperti yang ada pada awal artikel, Superman pertama kali digambarkan memiliki kemampuan melompat sangat jauh dan tinggi sehingga terlihat seperti terbang. Lompatan yang jauh dan tinggi tersebut dihasilkan oleh kekuatan Superman yang memang sangat luar biasa. Coba kamu bayangkan, sebuah lokomotif yang dipakai untuk menarik puluhan gerbong sambil melaju dengan kecepatan 300 KM/Jam, kekuatannya diubah menjadi lompatan ke udara. Pasti lompatan yang dihasilkan akan sangat jauh dan tinggi bukan?

Perlahan tapi pasti kemampuan melompat Superman terus ditingkatkan. Mulai dari kemampuan mempercepat gerakan di udara sehingga menyebabkan jarak tempuh lompatannya meningkat, mengubah arah di udara sehingga semakin terlihat seperti terbang, menambah daya lompat Superman sehingga sekali lompat bisa mencapai ujung galaksi Bima Sakti dan sampai akhirnya benar-benar terbang dan melawan gravitasi seperti Superman yang kita kenal sekarang ini.

Baca Pada Bagian Panel Tengah, "Leap"

 

Musuh bebuyutan Superman, Lex Luthor, pernah berteori bahwa mahluk Kryptonian yang terbiasa bergerak di planet Krypton yang memiliki gaya gravitasi berpuluh-puluh kali lebih berat dari bumi akan memiliki bagian tubuh atau organ alami yang akan berfungsi sebagai alat anti gravitasi saat berada di Bumi. Teori lainnya kembali melibatkan kekuatan telekenesi yang dimiliki bangsa Kryptonian. Kemampuan mengangkat benda pada pusat masa suatu benda bisa diterapkan pada diri sang manusia baja, kemampuan inilah yang menyebabkan tubuh sang manusia baja melayang melawan gaya gravitasi. Penjelasan telekenesis ini ikut menjelaskan kenapa Superman bisa mengangkat beban yang sangat berat ketika terbang.

Saat kekuatan telekenesis untuk melawan gaya gravitasi diaktifkan oleh Superman, kekuatan tersebut ikut mempengaruhi benda yang disentuhnya. Teori ini juga menjelaskan kenapa Lois Lane tidak hancur berkeping-keping ketika ditangkap Superman saat jatuh  dari ketinggian (pesawat/gedung). Padahal jarak Jatuh lois sering sangat jauh sehingga cukup untuk mencapai terminal velocity (percepatan maksimal). Secara logika hukum Newton, harusnya Lois hancur berkeping-keping ketika ditangkap Superman. 

Bertentangan Dengan Hukum Newton

 

Untuk menghilangkan efek tersebut Superman harus mengurangi kecepatan terbangnya sambil sedikit menukik mengikuti arah jatuh Lois untuk meredam gaya kinetik yang berasal dari gaya gravitasi. Pada kenyataannya  Superman sering menangkap Lois langsung secara horizontal  sumbu x ke sumbu y arah jatuh Lois. Mungkin kita sering melihat Superman menukik mengejar Lois yang terjatuh karena agak telat sampai di lokasi, tapi tetap saja cara Superman menangkap Lois tidak masuk akal bila dilihat berdasarkan hukum Newton yang pertama, impulse.

Trivia: Tahukah engkau kalau Superman terkadang digambarkan berbelok di udara dengan menggunakan tangannya? Bila dia ingin berbelok ke kanan dia akan menurunkan tangan kanannya sejajar dengan badan lalu kemudian menggerakkan tangan kirinya ke arah kanan dan sebaliknya. Hal ini sangat terlihat jelas pada game Superman Return (2006)

Share this article

TENTANG PENULIS
the4th

Pemuda tambun yang hobinya main RPG (Role Playing Game. Buka Rocket Propelled Grennade) ini, memulai karirnya sebagai penulis lepas di salah satu majalah game yang tidak terlalu hit. Karena jatuh cinta pada dunia tulis menulis, Estu akhirnya memberanikan diri mengerjakan sebuah proyek portal game yang cukup ambisius di jamannya. Rupanya setelah portal game tersebut beroperasi beberapa masalah eksternal dan internal mulai menerpa silih berganti. Karena merasa kebebasannya digawangi, akhirnya Estu memutuskan berhenti dan memulai bisnis kecil-kecilan. Dari perjalanan bisnisnya Estu mendapatkan berbagai filosofi yang terus menerus dipakai hingga sekarang. Salah satunya adalah "keberuntungan adalah persiapan bertemu dengan kesempatan - Seneca" atau "Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat - Thomas Alva Edison". Di tengah-tengah jadwalnya yang cukup padat, Estu selalu sempat meluangkan waktu untuk bermain game, menonton film dan menulis artikel.