Pengguna Google+ Mencapai 100 Juta! Apakah Ini Efek Facebook Paksakan Timeline?

Demam jejaring sosial melanda Wall Street seminggu belakangan, semenjak mulai terdengar kabar jika Facebook bakal go public dan mulai melakukan penawaran umum perdana saham mereka ke publik. Di lain pihak, Google justru mengklaim user Google+ telah melampaui 100 juta orang. Jadi siapakah yang bakal lebih berkembang pesat sampai akhir tahun ini?

1328163356000

Demam jejaring sosial melanda Wall Street seminggu belakangan, semenjak mulai terdengar kabar jika Facebook bakal go public dan mulai melakukan initial public offering (IPO), atau penawaran umum perdana (penjualan pertama saham umum) saham mereka. Penawaran perdana tersebut memang baru mulai dilakukan Mei 2012 mendatang, namun hari ini sudah bisa diketahui berapa yang diharapkan Facebook dari penawaran saham mereka, karena ada bocoran dari berkas prospektus yang rencananya pekan ini akan diserahkan ke US Securities and Exchange Commission (Badan Pengawas Pasar Modal di Amerika). Facebook membidik US$ 5 miliar (atau sekitar Rp 45 triliun) dari penjualan sahamnya ke publik, dan nilai tersebut merupakan nilai terbesar dalam sejarah perusahaan Informasi Teknologi (IT), bahkan Facebook pun mengalahkan Google yang pertama menawarkan sahamnya pada 2004 lalu, yang hanya meraup US$ 1,9 miliar (atau sekitar Rp 17,1 triliun).

Account Google+ saya otomatis hanya berisi share artikel Duniaku.net… hehe!

Dan bicara Google serta rivalnya Facebook, Google+, baru-baru ini pengamat Google Paul Allen. justru yakin jika pengguna Google+ bakal tumbuh menembus angka 100 juta pengguna hingga akhir minggu ini. Jumlah yang cukup besar, mengingat Google+ juga baru diluncurkan tahun lalu. Menurut data terakhir yang dipublikasikan CEO Google, Larry Page pada 10 Januari 2012 lalu, pengguna Google+ telah mencapai 90 juta. Prediksi Allen lainnya, sampai akhir tahun ini pengguna Google+ bakal mencapai 400 jutaan, atau sekitar separuh dari total pengguna Facebook.

Selain Teens, Your World menambah opsi pengguna Google mencari apa yang sudah di-share di Google+…

Beberapa faktor meyakinkan Allen berani menaruh angka pertumbuhan yang tinggi pengguna Google+. Mulai dengan langkah Google baru-baru ini, yang menerapkan standar keamanan baru melalui Google+ for Teens, dimana pengguna Google+ dengan usia 13-17 tahun bakal mendapat proteksi selain batasan Circle. Misalnya, saat para remaja tersebut ingin membagi sesuatu di luar Circle mereka, Google bakal memberi peringatan. Atau hanya remaja di batasan Circle-nya juga yang bisa memberi comment, menyapa, bahkan Google pun mampu memblokir seseorang yang hanya sekadar mau meng-klik statusnya.

Seperti mencari foto anjing tersebur, dengan sedikit mengklik cakupan pencarian di Circle-mu, kamu bisa mendapatkan foto tersebut dengan mudah…

Faktor lain yang diduga memicu pertumbuhan pengguna Google+, adalah add on Your World untuk mesin pencari Google Search. Melalui program tersebut yang mengintegrasikan Google+ dalam Google Search, kamu dengan mudah bisa mencari sesuatu yang sudah kamu bagikan dalam rekan Circle-mu melalui Google Search. Ditambah lagi dengan langkah Facebook yang merubah tampilan dengan menerapkan Timeline, yang ternyata justru menuai kritik akibat ketidaksiapan jaringan internet pengguna (terutama di Indonesia nih!) yang dipaksa me-load kombinasi HTML5 dan AJAX yang diterapkan untuk membangun Timeline.

Seperti Ini penerapan Your World pada Google Search:

Dan malangnya, sekali kamu putuskan berganti tampilan ke Timeline, tidak ada cara (mudah) untuk bisa kembali ke tampilan lama yang begitu ringan. Memang Timeline membantumu membuka kembali kenangan beberapa tahun lalu, dengan beberapa kali klik saja… Hanya saja kebanyakan pengguna menyukai layout lama, atau, mereka merasa lambatnya ketika me-load semua historis status dan aktivitas berapa tahun lalu karena memang membutuhkan lebih banyak akses data. Sebenarnya ada cara mudah untuk mengembalikan Facebook ke tampilan lama, yaitu dengan mengganti user agent tiap browser-mu ke Internet Explorer 7 yang jadul itu lho! Alasannya, karena Facebook sendiri belum menerapkan Timeline untuk browser tersebut, sehingga kamu bakal langsung dibawah ke tampilan yang lama. Sama halnya ketika mengakses Facebook melalalui ponsel / smartphone, namun user agent-nya kamu set ke mobile. Detail untuk mengembalikan tampilan Facebook ini akan kami jelaskan melalui artikel lainnya nanti.

Tampilan Timeline memang eye-catching… kabarnya, Facebook memang sengaja memaksakan Timeline karena tampilan tersebut paling mudah disisipi iklan… Namun apa pun tujuannya, di satu sisi saya mudah melihat ke belakang apa yang sudah saya lakukan di Facebook bertahun lalu. Di sisi lain, Timeline memaksa browser bekerja lebih keras, dan membutuhkan akses data lebih banyak…

Kembali ke klaim Google+, memang saya pribadi melihat makin banyak user-nya. Namun aktivitas mereka masih jauh dari yang bisa saya rasakan melalui Facebook, atau bahkan Twitter yang update-nya begitu deras, tiap menit dan jam. Namun langkah Google menerapkan beberapa fitur baru patut diapresiasi, toh melalui Google+ juga akhirnya Facebook pun sadar arti penting sebuah privasi, dan menjadi Facebook yang makin fleksibel (dan begitu berat loading-nya ketika mencari status tahunan lalu) saat ini dengan Timeline-nya.

Dengan sedikit trik, misalnya melalui add on User Agent Switcher di Firefox, saya bisa dengan mudah berganti user agent broweser ke Internet Explorer 7…

Dan seperti ini ketika kamu masuk Facebook dengan user agent IE7… kembali ke tampilan lama yang sederhana dan begitu ringan…

Share this article

#
TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.