Neverdead review : When Losing Your Arm Isn’t Fun Anymore

Neverdead mengangkat tema baru yang “spesial”, apakah formulanya itu berhasil?

1328605872000

Neverdead adalah game buatan Rebellion Developments yang lebih dikenal dalam pengembangan movie to game seperti Harry Potter ataupun Alien vs Predator. Rebellion juga membuat Roque Warrior (2009) dan Sniper Elite yang keduanya kurang membuahkan hasil yang bagus. Kali ini Rebellion mengangkat tema yang baru dan cukup orisinil, yaitu hero yang tidak bisa mati melalui Neverdead. Apakah terobosan ini dapat mengangkat nama Rebellion kembali? Simak disini.

Tokoh Utama yang akan kalian kendalikan adalah Bryce Boltzmann, ia adalah seorang ksatria yang dikutuk untuk tidak bisa mati oleh seorang monster. Bryce sudah hidup selama 500 tahun. Pekerjaanya adalah memburu monster untuk uang pada sebuah organisasi privat. Dalam pekerjaanya ini Bryce dipartnerkan dengan seorang female agent bernama Arcadia. Selain sebagai “pemeriah”, Arcadia juga akan membantu Bryce dalam combat. Storynya sendiri cukup simple dan terlupakan.

Untuk gameplay sendiri cukup basic, Bryce menggunakan dua buah pistol / smg dan sebuah pedang (Butterfly Sword) untuk bertempur. Sistem combat yang digunakan dalam Neverdead cukup simple, sangat simple maksud saya. Kamu hanya dapat menggunakan gun atau pedang saja, tanpa ada variasi yang jauh berbeda. Dalam shop dimana kamu bisa membeli abilities pun juga berasa kurang penting. Upgrade yang bisa kamu dapat dengan membayar exp kebanyakan hanya untuk movement atau combat saja.

Share this article

#
TENTANG PENULIS
Archangel

Codenamed Archangel, next gen Game yang masih berkedudukan SMA di Surabaya Timur Bertumbuh besar dengan bantuan dari game seperti Halo dan Twisted Metal. Menyukai banyak genre video game dari shooter, sports, action, WRPG, racing. Sangat up to date dengan dunia next gen gaming dan suka menulis apapun tentang video game ataupun movie Aktif dalam komunitas grup gaming facebook dan mendapat posisi baik dalam grup besar seperti Xbox 360 Fanboys Indonesia, Playstation Square, World of Nintendo, Gamer Inside, Band of Indonesian Gamers, dan Zigma Omega. Dikenal memiliki penyakit overhobbies, tidak hanya gaming tetapi juga expert dalam bidang movies, musics, mangas, animes, figures, sports.