Era Dual Core Belum Berakhir, Qualcomm Snapdragon S4 Pun Juga Diproduksi Samsung

Apakah tahun ini semua Android menggunakan prosesor quad-core? Bisa jadi tidak, karena beberapa kali uji coba, Snapdragon S4 dual-core kinerjanya setara quad-core. Karena itulah chipset tersebut menjadi buruan, sampai Qualcomm pun meminta bantuan Samsung untuk memproduksinya.

Beberapa kali kami mengulas mengenai performa chipset Snapdragon S4 yang masuk tipe Qualcomm MSM8260 yang dibangun dengan teknologi semikonduktor 28nm, dan diperkuat dengan keluarga baru prosesor scorpion tersebut. Seperti mealui preview kinerja HTC One XL dan dan perbandingannya dengan nVidia Tegra 3 dalam HTC One X. Termasuk Duniaku, banyak yang kagum dengan kenyataan bahwa prosesor dual-core dengan teknologi 28nm tersebut mampu menandingi quad-core. Apalagi kenyataan bahwa hanya solusi chipset dari Qualcomm tersebut saja yang mampi menawarkan dukungan koneksi 4G LTE secara built in, akhirnya banyak permintaan dari produsen smartphone kepada Qualcomm untuk menyediakan chipset smartphone / tablet tersebut.

Dan rupanya Qualcomm kewalahan dalam menghadapi permintaan, ditambah pabrik yang menjadi manufakturnya, yaitu Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC) juga belum bisa memproduksi dalam jumlah besar, akhirnya Qualcomm meminta dukungan United Microelectronics (UMC) dan juga Samsung — nama yang selama ini dikenal dengan keluarga chipset Exynos, dan juga rival Qualcomm. UMC bakal mulai memproduksi chipset Snapdragon S4 28nm pada kuartal keempat 2012, sedangkan belum diketahui kapan Samsung bakal memulai produksinya.

Lucu juga ya, padahal Samsung sendiri juga melewatkan Exynos mereka untuk beberapa varian Samsung Galaxy S III (di Jepang dan Amerika Serikat) dan memilih Snapdragon S4 tipe MSMMSM8960. Mengingat Exynos 4 Quad dengan teknologi 32nm dan memperkuat Galaxy S III juga sama seperti nVidia Tegra 3, tidak memiliki dukungan langsung untuk bekerja di jaringan 4G LTE seperti Snapdragon S4.

Sumber: EETimes

TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.