Jelajahi Dunia Tokusatsu Indonesia, Sphere Trinity!!

Tokusatsu Indonesia tidak bisa diremehkan.. Salah satu yang menonjol di Indonesia adalah karya lulusan DKV UK Petra Surabaya. Seperti apa film tokusatsu ciptaannya? Yuk simak berikut ini..

1354191546000

Mungkin bagi kalian pecinta tokusatsu di Indonesia belum banyak yang tahu bahwa sebenarnya terdapat sebuah film tokusatsu indie yang ternyata tidak kalah bagusnya dengan Tokusatsu Jepang. Jika kamu menganggap film fantasy Indonesia itu ceritanya jelek, karakter desain nyontek, dan animasi kaco maka kamu keliru besar!! Salah satu film tokusatsu indie tersebut berjudul Sphere.

Sphere merupakan sebuah projek tokusatsu karya Jeffry Sung, yang hingga saat ini masih tetap diperjuangkan agar dapat dikenal di seluruh Indonesia. Berbagai cara telah dilakukan dari pembuatan film contoh, pembuatan katalog, drawing concept, storyline hak cipta, komik, hingga merchandise untuk mempromosikannya. Sphere sendiri mengisahkan tentang sebuah bola yang memiliki energi dan dapat memperkuat seseorang yang memilikinya. Sayangnya, selain bola yang memiliki kekuatan cahaya, ada juga bola yang memiliki kekuatan kegelapan yang jahat. Kini sang pemilik bola cahaya tersebut harus berusaha menyelamatkan dunia dari kejahatan bola kegelapan.

Sebenarnya, Sphere sudah mulai dibuat film pada tahun 2004 lalu (dan pernah masuk Global TV loh dalam ajang festival film independen tahun itu). Awalnya Sphere merupakan karya tugas akhir (skripsi) dari Jeffry yang berkuliah di UK Petra, Surabaya. Lalu dengan teman-temannya, Sphere mulai disempurnakan oleh Muliady, dan dirancang oleh Michael untuk menjadi film. Dan muncul lah Origin Picture yang menangani film ini. Film ini pun hingga saat ini sudah banyak mengalami perubahan-perubahan. Di tahun 2005, masuk ke generasi kedua kini diberi judul Sphere Unleashed yang kali ini menampilkan re-design karakter utama.

Di tahun 2006, Sphere kembali hadir dalam film ketiga yang diberi judul Spheres Special Lovely Heart, sebuah film komedi yang mengambil tema Sphere untuk memperingati salah satu tim dari Origin Picture yang menikah. Lalu dilanjutkan film berikutnya di tahun 2007 dengan judul dari komik aslinya, Spheres Inherit the Power. Namun karena terlalu panjang maka film ini dikenal sebagai Spheres Unleashed 2007.

Hanya saja, sejak saat itu Sphere terhenti lama. Hingga pada tahun 2010 hasrat untuk mengembangkan Sphere kembali datang. Dan hampir dua tahun persiapannya, pada tahun 2012 ini Sphere kembali dengan sistem animasi dan juga pergerakan kamera yang lebih mantap.. Dan karena memiliki cerita baru dan karakter baru, Sphere kali ini diberi judul: Sphere Trinity. Film generasi ketiga ini merupakan sebuah webepisode dimana pada saat ini sudah memasuki episode yang kedua. Woow..

Mau tahu sepak terjang mereka? Yuk kita intip episode 1 dan 2 dari Sphere Trinity di halaman kedua..

Share this article

TENTANG PENULIS
Naburo

Pembaca Omega-Zigma di zaman pembahasan DOTA. Tertarik dalam dunia game, mencoba mencari guide game Online sebelum main. Suka mencoba character build sendiri, hingga pernah mengikuti event Dragonica Online dan berhasil menang. Saat ini bekerja di Zigma-Omega karena referensi dari teman kuliah. Selain bekerja saat ini sibuk dengan kuliah juga.