Revolution Resmi Jadi DLC Black Ops II, Tambahkan Mode Bermain Sebagai Zombie!

Setelah berkali-kali infonya bocor, akhirnya Activision resmi mengkonfirmasikan DLC terbaru Black Ops II, Revolution. Surprise! Karena mereka juga menambahkan satu mode baru yang akan mengajak kamu menjadi zombie!

1357719673000

Setelah sebelumnya sempat bocor, akhirnya Activision sudah mengkonfirmasikan secara resmi DLC Call of Duty: Black Ops II yang memiliki titel Revolution. Sesuai dengan bahan-bahan yang sudah bocor sebelumnya, Revolution menghadirkan empat map baru untuk multiplayer, satu map baru untuk Zombies dan satu senjata tambahan Peacekeeper SMG. Namun yang menarik, dalam video presentasi Activision untuk Revolution, mereka menambahkan satu mode lagi yang bisa kamu dapatkan dalam DLC ini, Turned!

Video presentasi ini menjelaskan lebih jauh seperti apa empat map multiplayer yang tersedia dalam game ini, yaitu daerah bendungan air Hydro, pegunungan Alpen dalam Downhill, Grind dengan setting taman skateboard dan Gurun Gobi yang menjadi setting Mirage. Selain itu, dalam Die Rise kamu akan ditempatkan di China, tepatnya di reruntuhan pencakar langit. Dalam Die Rise, kamu bisa memiliki sebuah Wonder Weapon yang bisa di-upgrade, serta membuat sendiri beberapa device sembari melawan gelombang serangan para zombie.

Yang menarik tentu mode Turned yang dikonfirmasikan dalam video ini. Dalam mode ini, para pemain akan berperan sebagai zombie melawan satu orang yang menjadi manusia. Siapapun zombie yang berhasil mengalahkan manusia, maka dia akan berubah menjadi manusia, dan dia harus bertahan dari serbuan pemain yang menjadi zombie. Pemain yang menjadi manusia akan mendapatkan poin apabila bisa mengalahkan zombie dan bertahan hidup selama mungkin.

Seperti info yang sudah bocor juga, kamu bisa mendapatkan DLC ini mulai 29 Januari 2013 dan pertama kali akan dirilis untuk X360. Selain itu, Activision membanderol DLC ini dengan harga US $14.99 atau 1200 Microsoft Points.

[Sumber: VG247]

TENTANG PENULIS
Febrizio

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.