Ultralist: Sepuluh Game yang Terinspirasi dari Mitologi

Dalam rubrik ultralist minggu ini, saya mengajak kamu untuk menengok sepuluh game yang terinpirasi dari mitologi dunia, baik dari Yunani, Norse, maupun mitologi lainnya. Selamat menikmati!

1363935641000

Inspirasi dalam membuat sebuah game bisa datang dari mana saja. Ada yang terinspirasi dari sejarah di dunia nyata, ada yang terinspirasi dari kehidupan sehari-hari, bahkan juga ada yang murni fiktif hasil imajinasi dari pihak pengembang. Dari sekian banyak sumber inspirasi tersebut, mitologi adalah salah satu sumber inspirasi yang difavoritkan banyak pengembang. Memang tidak semuanya menyadur mentah-mentah mitologi dan menuangkannya ke sebuah game. Ada juga beberapa developer kreatif yang membungkusnya secara modern sehingga menarik untuk dimainkan.

Nah, dalam rubrik Ultralist kali ini, saya mengajak kamu untuk mengintip sepuluh game yang kental dengan aroma mitologi, baik dari karakter utama, plot cerita, hingga makhluk-makhluk yang muncul. Tentu sepuluh game ini hanya sebagian kecil saja, karena masih ada banyak game lainnya yang menggunakan tema serupa. Apa saja kesepuluh game ini? Yuk kita simak bersama!

10. Age of Mythology

Age of Mythology sedikit berbeda dengan game-game strategi kebanyakan. Salah satu yang membedakan tentu banyaknya hal yang terinspirasi dari mitologi, seperti tiga ras yang tersedia yang terinspirasi dari tiga mitologi tenar di dunia, yaitu Yunani, Mesir dan Norse. Selain itu, dari beberapa misi yang disediakan, seringkali juga terinspirasi dari peristiwa-peristiwa dalam mitologi, seperti Perang Kuda Troya dan juga tenggelamnya benua Atlantis.

Bukan hanya itu saja, unitnya pun cukup beragam dimana kamu bisa memerankan unit manusia seperti Hoplites dari mitologi Yunani, atau makhluk yang ada di mitologi Norse, Valkyrie. Beberapa hero yang muncul dalam mitologi pun semakin melengkapi game ini, seperti Odysseus, Achilles, Loki dan Osiris yang muncul dalam beberapa misi.

TENTANG PENULIS
Febrizio

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.