Skullgirls, Game Fighting 2D Indie Terbaik Akan Mendapatkan Lima Karakter Baru

Skullgirls, game indie fighting 2D yang dikembangkan oleh Reverge Labs (kini ditangani oleh Lab Zero Games) dan dirilis oleh Autumn Games, Konami, serta Marvelous AQL, saat ini tengah di-update untuk mendapatkan lima karakter baru. Selain itu, Lab Zero Games juga menyiapkan versi PC-nya yang dirilis pada bulan Juli 2013 mendatang.

1364991075000

Skullgirls, game indie fighting 2D yang dikembangkan oleh Reverge Labs (kini ditangani oleh Lab Zero Games) dan dirilis oleh Autumn Games, Konami, serta Marvelous AQL, saat ini tengah di-update untuk mendapatkan lima karakter baru. Skullgirls sendiri awalnya dirilis via PlayStation Network dan Xbox Live Arcade pada tanggal 10 April 2012 (Amerika Utara) serta tanggal 2 Mei 2012 (Eropa dan Australia). Selain itu, Lab Zero Games juga menyiapkan versi PC-nya yang dirilis pada bulan Juli 2013 mendatang.

Awalnya, Lab Zero Games mendaftarkan halaman khusus Skullgirls di website IndieGoGo (website khusus untuk mendapatkan pendanaan dari masyarakat) pada tanggal 25 Februari 2013, dalam rangka pengembangan karakter DLC pertamanya, Squigly. Targetnya adalah 150,000 US$. Para kontributor yang berbaik hati menyumbang sejumlah uang akan mendapatkan imbalan tertentu, seperti wallpaper desktop, OST game ini, ”kunci” Steam saat game ini di-port ke PC, ringtone dari para pengisi suara karakternya, dan lain sebagainya. Yang mengejutkan, jumlah itu langsung tercapai hanya dalam waktu kurang dari 24 jam!

Selanjutnya ternyata masih banyak yang ikut menyumbang, dan otomatis Lab Zero Games mengembangkan karakter DLC kedua, Big Band, hanya dalam waktu dua pekan lebih. Setelahnya, pada hari-hari terakhir batas pemberian sumbangan, total sumbangan saat itu telah mencapai 600,000 US$, yang artinya pemain akan mendapatkan karakter DLC ketiga (ditentukan berdasarkan voting dari beragam pilihan karakter yang ada) dan karakter keempat, yakni versi robot dari Ms. Fortune yang diberi nama Robo-Fortune.

Artwork Big-Band

Menjelang detik-detik terakhir penutupan batas waktu pemberian sumbangan, ternyata jumlah tersebut naik dan terus naik hingga totalnya mencapai hampir 830,000 US$! Wow angka yang fantastis bukan? Dengan demikian, pihak Lab Zero Games pun mengkonfirmasikan akan mengembangkan karakter DLC kelima, yang juga akan ditentukan berdasarkan voting persis seperti karakter ketiga.

Panzerfaust, art konsep karakter misterius yang akan jadi karakter DLC

Beowulf, art konsep karakter misterius yang akan jadi karakter DLC

Juju, art konsep karakter misterius yang akan jadi karakter DLC

CEO Lab Zero Games, Peter Bartholow, berharap bahwa mereka akan bisa merilis karakter DLC pertamanya, Squigly, di pertengahan bulan Juli mendatang. ”Kita berharap Squigly dirilis bersamaan dengan perilisan versi PC-nya, yang kemungkinan besar di pertengahan bulan Juli. Big Band dan Mysterious Character (karakter DLC ketiga) akan muncul 3-4 bulan ke depan setelahnya.”  Lab Zero Games merencanakan beta test untuk versi PC ini pada pertengahan bulan Juni. ”Dan kita ingin para pemain turut berpartisipasi dalam beta test versi PC sebelum perilisannya. Kita dapat melakukan beta test ini melalui Steam dengan sangat mudah tanpa terhalan batasan-batasan yang ada, sehingga hal ini akan memudahkan para penggemar kita untuk mencoba para karakter baru, serta memberikan saran mengenai keseimbangan permainannya.” pungkas Bartholow.

Saat ini, Lab Zero Games tengah disibukkan dengan pengembangan para karakter DLC ini. Kreator Skullgirls, Mike Zaimont, tengah mengerjakan mekanisme prototipe dari tiga karakter kandidat untuk karakter DLC ketiganya, yakni Eliza, Scythana, dan Mollu. Kamu bisa melihatnya dalam video di bawah ini.

Semua karakter baru yang didanai melalui kampanye di IndieGoGo akan dirilis secara  cuma-cuma selama tiga bulan pertama setelah perilisannya. Baru setelah itu, para karakter tersebut bisa diunduh dengan harga standar (5 US$).

Berikut adalah fitur-fitur Skullgirls yang sepertinya menarik perhatian baik bagi para pemula di dunia game fighting 2D maupun para veteran yang sudah menjuarai turnamen-turnamen.

– Menghadirkan jumlah frame animasi terbanyak untuk tiap karakternya dibanding dengan game-game fighting lain, digambar tangan dengan resolusi tinggi dan didukung pencahayaan real-time menggunakan engine 3D yang hebat.
– Permainan menggunakan enam tombol utama memberikan karakter banyak variasi serangan dan gerakan spesial.
– Dengan sistem Variable Tag Battle, pemain bisa menempatkan satu, dua, atau tiga karakter untuk diadu satu sama lain.
– Fitur Custom Ensemble Attacks yang memungkinkan pemain untuk mengkustomisasi beragam serangan, sehingga begitu banyak strategi yang bisa dilakukan.
– Sistem anti-infinite combo yang kokoh sehingga permainan akan tetap kompetitif tanpa perlu takut adanya penyalahgunaan sistem combo yang dianggap tidak seimbang.
– Tutorial dan AI yang didesain untuk memudahkan pemain menguasai semua fiturnya, dan tentu membantu pemain berkembang.
– Netcode resmi GGPO yang menjamin permainan fighting online bebas lag, meski dalam pertarungan berskala internasional.
– Soundtrack memukau dari komposer Michiru Yamane yang juga bertanggung jawab dalam soundtrack Castlevania: Symphony of the Night!

Animasi tangan 2D berkualitas tinggi yang dipimpin oleh Alex “o_8” Ahad dan gameplay seimbang yang didesain oleh juara game fighting Mike “MikeZ” Zaimont, menjadikan Skullgirls primadona game fighting 2D yang banyak dinantikan oleh penggemar genre tersebut.

[ Sumber : Siliconera (2, 3, 4, 5), Skullgirls Official Website, IndieGoGo Page for Skullgirls ]

TENTANG PENULIS
Ryuzen

Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.