Samsung Siapkan Dua Galaxy Mega, Trend Layar Android Berkembang Menjadi 6-inchi!

Setelah kemarin Samsung mengumumkan versi internasional dari Galaxy Win yang seakan menjadi varian dual SIM dari Galaxy S III, kali ini muncul bocoran Samsung Galaxy Mega, dengan layar jumbo yang seakan sekadar menjadi update ukuran layar dari Galaxy Grand.

1365471350000

Setelah kemarin Samsung mengumumkan versi internasional dari Galaxy Win yang seakan menjadi varian dual SIM dari Galaxy S III, kali ini muncul bocoran Samsung Galaxy Mega, dengan layar jumbo yang seakan sekadar menjadi update ukuran layar dari Galaxy Grand.

Jika Grand dikeluarkan Samsung untuk “mengganggu” pasar smartphone 5-inchi dengan fitur dual SIM, maka Gaaxy Mega ini jelas menjadi jawaban Samsung atas langkah beberapa pabrikan China seperti Huawei dengan Ascend Mate, yang mulai memproduksi Android dengan ukuran layar 6-inchi. Sepertinya Galaxy Mega ini menjadi versi final dari yang sebelumnya dirumorkan sebagai Galaxy Fonblet 5.8.

Galaxy Mega sendiri belum dikonfirmasikan secara resmi oleh Samsung, namun spesifikasinya sudah bermunculan. Dengan kode nama GT-i9152, Galaxy Mega menjadi pilihan mewah smartphone dual SIM Samsung (yup, mendukung dua SIM GSM), dengan layar TFT 5.8-inchi dan resolusi qHD atau 540 x 960-pixel. Samsung juga memberikan Galaxy Mega kamera 8-megapixel sebagai sensor utama, dan kamera 2-megapixel di depan untuk video call/chat — setara lah dengan yang ditawarkan Galaxy Grand.

Di sisi silikonnya, sementara ini disebutkan memiliki dua inti dengan kecepatan 1.4 GHz, serta jatah RAM yang agak nyeleneh, yaitu 1.5 GB. Chipset yang digunakan kemungkinan besar masih Broadcom dengan GPU Videocore IV, atau bisa juga kembali menggunakan Exynos 4412. Kemudian juga disebutkan dukungan Bluetooth 4.0, Wi-Fi 80211 a/b/g/n dan A-GPS. Galaxy Mega akan bergantung pada baterai 2600-mAh, yang membuat dimensi bongsornya tercatat 164×83.8×9.7-mm. Dan seperti Samsung baru lainnya, Galaxy Mega 5.8 langsung menjalankan Android 4.1.2 / 4.2.2 Jelly Bean dengan polesan Nature UX.

Melihat spesifikasinya, kelihatan banget jika Samsung malas berinovasi nih. Memang desain Galaxy Mega belum ketahuan, namun kami yakin tidak akan beda jauh dengan Galaxy S III, atau bisa saja dibuat serupa seperti Galaxy Player terbaru, Galaxy multimedia player yang hanya dirilis di Korea akhir tahun lalu. Dan spesifikasinya hanya sekadar Galaxy Grand yang diperbesar layarnya, prosesornya, RAM dan baterai-nya! Selain itu, melihat ukuran layarnya, Galaxy Mega juga bida disebut sebagai versi murah dari Galaxy Note III.

Selain Samsung GT-i9152 Galaxy Mega ini, Samsung dirumorkan juga akan menyiapkan Samsung GT-i9200 Galaxy Mega, atau nantinya disebut juga sebagai Galaxy Mega 6.3. Spesifikasinya masih belum diketahui, namun dipercaya menggunakan layar dengan resolusi HD 720p, kamera 8-megapixel dan 2-megapixel, yang mampu merekam video full HD 1080p. Produksi masalnya dimulai Mei-Juni mendatang, dengan pengapalan sebulan kemudian. Sedangkan untuk Galaxy Mega 5.8 disebutkan akan mulai dijual Juni 2013 mendatang.

UPDATE: Informasi terbaru, Galaxy Mega 6.3 akan menggunakan layar Plane to Line Switching dengan resolusi HD, menggunakan chipset dengan prosesor dual-core 1.7GHz dan 1.5GB RAM sama seperti Mega 5.8-inchi. Konektivitasnya diserahkan pada Bluetooth 4.0, Wi-Fi 80211 a/b/g/n dan A-GPS. Dimensi si bongsor ini disebutkan bakal berukuran 167.6 x 88 x 7.9mm (ketebalannya sama seperti Galaxy S IV) dan baterainya 3200-mAh, atau 100-mAh lebih besar dibandingkan Galaxy Note II. Samsung berencana merilis versi LTE Galaxy Mega 6.3 GT-i9205 dan non-LTE Galaxy Mega 6.3 GT-i9205 dengan dua pilihan warna – black dan white. Varian hitam dijual mulai pertengahan Mei, sedangkan yang putih menyusul kemudian.

Sumber: Sammobile

TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.