Dishonored: The Knife of Dunwall, Sudut Pandang Cerita Dari Sisi Assassin Daud

Pasca perilisannya Oktober 2012 lalu, Arkane dan Bethesda sudah mengkonfirmasikan beberapa insentif post-release untuk Dishonored. Mulai “Dunwall City Trials”, yang dirilis 11 Desember 2012 lalu, dan kini The Knife of Dunwall, memberi sudut pandang cerita dari sisi assassin Daud.

1365851596000

Walaupun awalnya ada yang skeptis dengan sebuah konsep stealth-action namun tampilannya first-person, namun Dishonored membuktikan jika resep baru harus dicicipi dulu sebelum mendapat penilaian. Game tersebut mendapatkan angka rata – rata sembilan dari hampir semua media memuji ceritanya, serta gameplay stealth action namun dibumbui elemen RPG.

Pasca perilisannya Oktober 2012 lalu, Arkane dan Bethesda sebagai publisher sudah mengkonfirmasikan beberapa insentif, dan yang pertama downloadable content (DLC) ketika gamenya dirilis yang menawarkan in-game pack untuk karakter, termasuk di dalamnya “Arcane Assassin”, “Shadow Rat”, “Backstreet Butcher” dan “Acrobatic Killer” yang memberi peningkatan kemampuan karakter, uang dan patung salah satu creature dalam game. Kemudian DLC post-release yang sudah dikonfirmasikan ada tiga, yaitu “Dunwall City Trials”, yang dirilis 11 Desember 2012 lalu, dan berisi 10 challenge map. kamu dipaksa mengalahkan sekawanan musuh, menyelesaikan time-trial challenge, dan melakukan serangkaian drop assassination, dimana kamu harus menghabisi target dengan cara menjatuhkan diri  dari lokasi di atas target.

Post-release DLC lainnya adalah dua campaign story, dan mengikuti cerita assassin Daud seiring dia mencari perlindungan atas pembunuhan yang dilakukan pada Empress Jessamine dalam cerita utama Dishonored. Selama mencari penebusan tersebut, Daud didekati oleh The Outsider, tokoh supernatural misterius, yang mengarahkannya untuk mencari Delilah, satu nama baru yang tidak pernah dia dengar sebelumnya. Ekspansi cerita pertama tersebut adalah The Knife of Dunwall yang dijadwalkan bakal rilis 16 April besok untuk PS3, Xbox 360 dan Microsoft Windows dengan harga setara dengan US $9.99 atau sekitar 800 MSP.

Kamu mengendalikan Daud dalam ekspansi cerita tersebut, dan dia juga membawa kemampuan khasnya sendiri, seperti “Void Gaze”, yang memiliki fungsi sama seperti The Heart, menuntun Daud untuk menemukan rune dan bone charm; “Chokedust”, yang membuat musuh bingung; dan kemampuan yang memungkinkan Daud men-summon follower assassin-nya. Selain itu, dia juga membekali diri dengan gadget khusus seperti stun mine dan busur yang tersembunyi di balik lengannya.

Secara kontinuitas plot cerita, The Knife of Dunwall ini termasuk berjalan paralel dari cerita utama Dishonored, dan memberi pandangan cerita lebih dalam dari sudut pandang Daud, sekaligus kamu bisa memasuki beberapa lokasi baru seperti tempat pembantaian ikan paus, yang bisa kamu lihat dalam salah satu bagian trailer. The Knife of Dunwall juga memberi tantangan lebih dengan tambahan satu difficulty level tambahan, “Master Assassin”, yang bisa diakses begitu kamu menyelesaikan content utama DLC ini. DLC ini juga sudah dijelaskan baru menjadi pembuka keseluruhan cerita Daud, yang bakal diakhiri melalui ekspansi keduanya yang berjudul The Brigmore Witches. Lebih jelasnya ekspansi ini bisa kamu lihat melalui trailernya di bawah:

Dishonored: The Knife of Dunwall – Gameplay Trailer

[nggallery id=495]

Sumber: Official Website

TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.