Mengintip Pluto, Prototype Variasi SEGA Saturn yang Batal Diproduksi Secara Masal

Masih ingat dengan SEGA Saturn? Ternyata, SEGA Saturn memiliki variasi lain yang disebut dengan Pluto yang sayangnya batal dirilis karena suatu hal. Simak informasi Pluto dari seorang mantan karyawan SEGA yang memilikinya!

1366284741000

Setelah sukses dengan Mega Drive, pendapatan SEGA terjun bebas dengan gagalnya SEGA Saturn bersaing di pasar barat. Memang, SEGA Saturn terjual lebih dari 9 juta unit sejak diperkenalkan pada tahun 1995 lalu. Namun, enam juta diantara jumlah tersebut adalah penjualannya di Jepang saja. Di US sendiri, konsol ini hanya terjual 2 juta unit saja, kalah jauh dengan pesaingnya saat itu, Sony PlayStation yang terjual lebih dari 100 juta unit di seluruh dunia. Nah, setelah beberapa tahun “tidur” dengan nyenyak, SEGA Saturn seolah terbangun kembali lewat sebuah posting mantan karyawan SEGA ini.

Adalah seorang anggota dari AssemblerGames dengan username Super Magnetic-lah yang membangunkan SEGA Saturn kembali. Dalam postingannya di forum tersebut beberapa jam lalu, dia memajang beberapa foto konsol yang disebutnya memiliki kode nama Pluto. Sekilas, Pluto ini masih satu keluarga dengan SEGA Saturn, karena terdapat logo tersebut di bagian atas konsol. Super Magnetic yang mengaku sudah menyimpan informasi ini selama empat belas tahun membenarkan hal tersebut, dan menyebutkan bahwa Pluto ini adalah SEGA Saturn variasi baru yang dilengkapi dengan modem NetLink.

Lebih lanjut dalam postingan tersebut, Super Magnetic mengaku bahwa konsol ini adalah salah satu konsol terberat yang pernah dia temui. Di bagian depan konsol terdapat dua port untuk kontroler, dan di bagian atas selain menemukan logo SEGA Saturn, kamu juga menemukan cd drive yang membuka ke atas, sebuah cart slot, serta tombol power dan reset. Di bagian kiri dan kanan terdapat beberapa lubang untuk ventilasi, dan di bagian belakang kamu akan menemukan sebuah port untuk NetLink. Kata “PLUTO” sendiri bisa ditemukan di bagian bawah konsol, lewat sebuah stiker yang bertuliskan “PLUTO-02”. Angka “02” ini sendiri merujuk kepada konsol kedua dari PLUTO yang diproduksi, karena Super Magnetic mengaku SEGA sudah memproduksi dua unit konsol ini. Namun sayang, karena suatu hal PLUTO batal dipasarkan pada saat itu, mungkin salah satu alasannya karena melihat performa SEGA Saturn sendiri yang kurang memuaskan.

Konsol ini bukan hanya sekedar prototype, melainkan bisa berjalan dengan normal. Di akhir postingan-nya, Super Magnetic mengaku sudah mencoba membeli satu set kabel power dan mencoba menyalakannya. Hasilnya, konsol ini menyala dengan sempurna! Tetapi sayang, dia mengaku tidak memiliki satu judul game pun untuk mengetes apakah konsol ini masih bisa dimainkan. Dia juga tidak bisa mengetes kemampuan modem NetLink yang dahulu mendukung beberapa game besar SEGA Saturn seperti Virtual-OnSega RallySaturn Bomberman dan Daytona USA.

Pluto hanyalah salah satu dari beberapa hardware SEGA yang mendapatkan kode berupa nama planet. Ada beberapa hardware lain yang memiliki kode planet dan juga batal dirilis, seperti add-on dari SEGA 32x yang diberi kode Mars, atau satu unit gabungan 32x dengan Genesis yang juga dihapus dari peredaran dengan kode nama Neptune.

[Sumber: AssemblerGames/Polygon]

Share this article

TENTANG PENULIS
Febrizio

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.