Eye Candy: Jika Foto Dikombinasikan dengan Grafis 16 Bit!

Dalam artikel Eye Candy minggu ini, saya mengajakmu untuk melihat deretan gambar menarik yang menggabungkan foto dengan grafis 16 bit. Penasaran? Langsung simak di artikel ini!

1366516835000

Era keemasan game 16 bit memang sudah terlewati sekitar dua dekade. Namun, apa salahnya jika kita sedikit bernostalgia mengingat bagaimana kejayaan game-game 16 bit di masa itu. Grafis 16 bit memang tidak ada apa-apanya dibandingkan grafis dari konsol next gen saat ini. Namun, grafis 16 bit memiliki keunikan tersendiri, yaitu simpel dan penuh warna. Lihat saja contohnya, bagaimana grafis dari game-game macam TMNT IV: Turtles In Time atau Chrono Trigger.

Nah, dua artist ini memiliki cara berbeda untuk mengenang kejayaan grafis 16 bit yang populer seiring dengan meledaknya SNES pada saat itu, yaitu dengan cara menggabungkan grafis 16 bit dengan foto yang diambil menggunakan kamera. Awalnya, mungkin kamu akan menganggap apa yang dilakukan oleh Glauber Tanaka dan Victor Sauron ini sedikit aneh, namun setelah kamu melihat hasilnya, saya yakin kamu akan berdecak kagum. Ya, rupanya dua artist ini cukup mahir dalam memainkan software pengolah gambar, sehingga menghasilkan karya-karya yang indah ini.

Di galeri pertama, kamu bisa melihat deretan hasil karya dari Victor Sauron yang di-posting di akun Deviantart pribadinya. Dalam galeri yang diberi nama Real Bits ini, kamu bisa melihat beberapa game 16 bit yang sukses pada masa itu seperti Chrono Trigger dan Super Mario World: Castle Demolition yang diubah “setting” areanya menjadi dunia nyata.

[nggallery id=508]

Sedangkan di galeri kedua, kamu bisa melihat lima karya Glauber Tanaka yang diposting di website pribadinya. Disini kamu akan melihat game-game seperti MNT IV: Turtles In TimeTop Gear 2 dan U.N. Squadron yang dikombinasikan dengan foto dunia nyata.

[nggallery id=509]

Menarik sekali bukan? Kira-kira diantara kalian adakah yang tertarik untuk mencoba langkah serupa?

[Sumber: Kotaku]

Share this article

TENTANG PENULIS
Febrizio

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.