Grand Launching Puzzle Kingdom yang Dianugerahi Rekor MURI 2013!

Qeon Interactive dengan game teranyarnya, Puzzle Kingdom, berhasil mendapatkan rekor MURI tahun ini! Tidak hanya penganugerahaan saja, namun ada tamu istimewa yang datang langsung dari Korea Selatan! Simak liputannya berikut ini.

1366684965000

Halo Citizen! Senin, 22 April 2013, Kampus Anggrek Bina Nusantara University menjadi saksi dari penganugerahaan rekor MURI kepada salah satu publisher game online lokal, Qeon Interactive, atas prestasinya untuk peluncuran game online secara serentak di kota terbanyak. Qeon Interactive, yang terkenal dengan Heva Online dan Shadow Company, meluncurkan game ketiganya yang berjudul Puzzle Kingdom. Selain penganugerahaan rekor MURI, Qeon dan Binus juga mengadakan talkshow yang bertemakan “Karir di Industri Game Online”.

Puzzle Kingdom adalah sebuah web based online game yang bergenre puzzle dan strategy. Game ini berbasis multiplatform yang dapat dimainkan melalui aplikasi client, web browser dan juga android tablet. Game ini menjadi web based game multiplatform pertama yang dapat dimainkan dari ketiga perangkat tersebut. Walaupun perangkat yang digunakan berbeda, namun player tetap dapat bermain bersama melalui satu server. Menurut Andrian Husen, Director of Marketing & Sales PT. Qeon, kedepannya Puzzle Kingdom akan terintegrasi dengan Facebook untuk memudahkan pemain login ke dalam server. Game ini bertemakan zaman 3 Kerajaan di China dimana player nantinya dapat mengembangkan kota mereka, yang merupakan bagian dari strategy, dan kemudian bertarung dengan player lain dalam bentuk puzzle. Player dapat memilih 4 elemen yang merepresentasikan kekuatan alam, Commander (Api), Strategist (Air), Lord (Angin) dan Warrior (Tanah). Untuk mengembangkan kota, player akan memiliki sumber daya seperti pekerjaan, makanan, kayu, besi serta batu yang termasuk dalam kategori Production Castle. Untuk battle, player dapat membangun armory, benteng, tentara dan menara.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbolisasi pemecahan rekor MURI yang baru. Pemotongan pita ini dilakukan secara bersama-sama oleh Mr. Mike Tan, Officer di WeDragon yang merupakan developer Puzzle Kingdom dari Korea Selatan, Riki Suliwan, CEO PT. Qeon serta Jaya Suprana dari Museum Rekor Indonesia. Setelah itu Jaya Suprana memberikan piagam penghargaan kepada Mr. Mike Tan, Riki Suliwan dan juga Freddy Purnomo selaku Head of School of Computer Science dari Binus University.

Sesi terakhir dari rangkaian acara ini adalah Talkshow interaktif dengan pembicara Fredy Purnomo, Mr. Sean Kim yang merupakan Business Adviser PT. Qeon dan Mr. Mike Tan. Pada sesi talkshow ini, para pembicara memberikan pencerahan bagi mereka yang ingin berkecimpung di industri game online dan game secara keseluruhan. Menurut Mr. Mike Tan, untuk dapat bekerja di dunia game, seseorang haruslah tahan banting dan mampu survive dalam segala kondisi karena ini adalah industri yang sangat keras, bahkan untuk level Korea Selatan yang jauh lebih maju dibandingkan Indonesia. Lain lagi pendapat Mr. Sean Kim, menurutnya, lulusan dari jurusan dari manapun dapat masuk ke dalam industri game karena ini adalah industri yang sangat fleksibel. Selain itu, seseorang harus memahami bahwa game bukan lagi sebuah hobi namun sebuah pekerjaan, oleh karena itu setiap pekerja di dunia game diharuskan bermain game dengan porsi yang lebih besar dibandingkan orang lain. Hal ini kemudian ditambahkan oleh Freddy bahwa walaupun porsinya lebih besar, namun balancing menjadi kunci utamanya. Ketika sudah terjun ke dalam industri ini, setiap orang harus mau memainkan semua game yang ada, bahkan game yang dibencinya sekalipun.

Penasaran seperti apa game Puzzle Kingdom itu? Langsung saja cek web mereka disini dan rasakan serunya bertarung puzzle bersama teman kamu!

TENTANG PENULIS
Aditya Pratama

Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.