Iron Man 3 Week: Preview Film, Tony Stark Awali Start Menuju The Avengers 2!

Iron Man 3 mulai ditayangkan di beberapa kota Indonesia secara serentak hari ini. Sebelum menonton filmnya, simak dulu preview film yang menandai start menuju The Avengers 2 ini.

1366876625000

Judul : Iron Man 3
Studio : Marvel Studios / DMG Entertainment
Distributor : Walt Disney Pictures / Motion Pictures
Release : 25 April 2013
Pengisi Suara : Robert Downey, Jr., Gwyneth Paltrow, Don Cheadle, Ben Kingsley
Sutradara : Shane Black

Formula Marvel dan Disney untuk membesut film superhero Marvel bisa dibilang sangat tepat. Menceritakan masing-masing hero yang “berkarir” sendiri-sendiri sebelum berkumpul menjadi satu dalam The Avengers untuk menghadapi ancaman yang lebih besar bisa dibilang cukup sukses dan menjadikan The Avengers menjadi film terlaris ketiga sepanjang sejarah. Selain itu, keputusan Disney untuk mengkombinasikan sosok-sosok bertangan dingin dari Marvel seperti Kevin Feige dengan talenta-talenta baru seperti Joss Whedon juga sangat tepat, dan menjadi referensi yang sangat berharga bagi Disney untuk diimplementasikan dalam Star Wars nantinya.

Nah, setelah berkumpul tahun lalu dalam The Avengers, kali ini para hero ini kembali “berkarir” sendiri-sendiri. Gong pembuka untuk serial sinematik Marvel fase kedua (Marvel Cinematic Phase II) sekaligus langkah awal menuju The Avengers 2 ini akan dimulai dengan jutawan dengan armor besinya, Tony Stark dengan Iron Man 3. Selain kembali menempatkan Robert Downey, Jr. sebagai Tony Stark, Gwyneth Paltrow sebagai Pepper Potts dan Don Cheadle sebagai James Rhodes, film ini juga akan diisi dengan beberama nama besar lain seperti Ben Kingsley (Prince of Persia: Sands of Time) dan Guy Pearce (Prometheus). Pertanyaannya, setelah melawan musuh bersama-sama dalam The Avengers, apa yang terjadi dengan Tony Stark sehingga dia harus kembali melawan musuhnya seorang diri?

Kali ini Stark akan menghadapi musuh yang sangat kejam bernama The Mandarin, salah satu musuh bebuyutannya yang muncul cukup sering dalam komiknya. Ketika Stark menyadari bahwa dunianya telah dihancurkan oleh musuh-musuhnya, ia pun memulai pencarian untuk menemukan siapa yang bertanggung jawab dibalik ini semua, dan perjalanan ini akan menguji keberaniannya. Ketika ia berada pada keadaan yang sangat terdesak, ia pun berhasil diselamatkan oleh peralatan canggih yang ia ciptakan, dan ia pun mengandalkan kecerdikan dan nalurinya untuk melindungi orang-orang terdekatnya. Dan dalam perjuangannya untuk kembali, Stark menemukan jawaban dari pertanyaan yang selama ini diam-diam telah menghantui hidupnya: Apakah manusia yang mengendalikan mesin (armor) atau mesin yang mengendalikan manusia?

Kevin Feige, produser dari film ini sendiri mendeskripsikan bahwa film ini akan terfokus kepada Tony Stark. Dia akan berjuang sendiri mengandalkan kekuatannya dan juga kecerdasannya. Dia juga tidak bisa memanggil Thor, Captain America, Nick Fury, atau bahkan memanfaatkan kecanggihan Helicarrier. Film ini juga menandai film Iron Man pertama yang tidak dibesut oleh John Favreu. Kabarnya, Favreu menolak untuk kembali menjadi sutradara film ini karena mendapatkan tawaran untuk membesut Magic Kingdom dan Jersey Boys. Namun, bukan berarti dia meninggalkan karakter Happy Hogan juga. Dalam sebuah kesempatan, dia mengungkapkan bahwa dengan tidak menjadi sutradara, bisa membuatnya lebih menikmati perannya sebagai Hogan, dan mendeskripsikannya sebagai “seorang kakek yang bangga karena sudah tidak perlu mengganti popok cucunya dan hanya menikmati waktu bermain bersamanya”.

Sebagai gantinya, Marvel menunjuk Shane Black, satu nama yang sebelumnya dikenal dalam Kiss Kiss Bang Bang tahun 2005 lalu. Ada banyak kisah menarik dibalik pengembangan film ini, salah satunya adalah proses produksi yang terpaksa harus ditunda pada 15 Agustus 2012 lalu dikarenakan Robert Downey, Jr. yang menderita cedera di bagian engkel setelah melakukan sebuah aksi. Selain itu, ada fakta menarik dari film ini, dimana salah satu scene yang ada ternyata diambil di kantor Epic Games, developer game yang kita kenal dengan serial Gears of War-nya. Film ini dirilis lebih dulu serentak di beberapa kota Indonesia pada hari ini 25 April 2013, sebelum akhirnya ditayangkan di US pada 3 Mei 2013 mendatang.

TENTANG PENULIS
Febrizio

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.