Gundala Gawat, Lakon Tempat Berkumpulnya Para Superhero Lokal

Bosan dengan superhero asing? Ingin sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari? Pementasan Gundala Gawat adalah jawabannya! Simak preview singkat berikut ini!

Ada yang pernah mendengar nama Teater Gandrik? Bagaimana dengan Gundala, Pangeran Melar, Sun Bokong dan Jin Kartubi? Ya, mereka semua adalah tokoh-tokoh superhero lokal. Kesemua superhero tersebut akan berkumpul bersama dalam sebuah lakon yang berjudul Gundala Gawat dan akan diperankan oleh para aktor dari Teater Gandrik, diantaranya ada nama-nama seperti Butet Kartaredjasa, Jujuk Prabowo dan Susilo Nugroho. Menariknya, lakon ini diangkat dari komik superhero Gundala Putera Petir karya Harya Suraminata atau biasa dikenal dengan nama Hasmi di era 1970-an. Uniknya, Hasmi pun turut naik keatas panggung untuk memerankan dirinya sendiri.

Lakon yang naskahnya digarap oleh Goenawan Mohamad ini sudah digelar di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta pada 16 dan 17 April lalu dan mulai dipentaskan di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki Jakarta pada hari ini dan besok. Respon masyarakat terhadap pementasan ini cukup tinggi, dimana hanya dalam waktu beberapa hari saja semua tiket sudah habis terjual, padahal harga yang ditawarkan cukup tinggi yakni dimulai dari Rp. 100 ribu hingga Rp. 500 ribu.

Lakon Gundala Gawat adalah sebuah ekspresi kejengahan para superhero terhadap semakin tumbuh suburnya kejahatan di negeri ini, terutama kejahatan korupsi yang menyengsarakan banyak rakyat. Hasim, sebagai pencipta tokoh Gundala, mengundang para superhero seperti Jin Kartubi, Aquanus dan Pangeran Melar untuk bersama-sama menyelematkan negeri. Bersatu di bawah panji-panji Pusat Pengerahan Tenaga Superhero, Hasmi bahkan menciptakan satu superhero baru lagi. Bersatu padu mereka melawan Gerombolan Harimau Lapar yang misterius, siapakah mereka?

Penasaran cerita lengkapnya seperti apa? Tunggu review lengkap dari pementasan Gundala Gawat besok hanya di Duniaku!

Share this article

TENTANG PENULIS
Aditya Pratama

Liverpudlian | Airplane enthusiast | History lover | Science minded | Hardcore gamer | Warmonger. Lulus dari STP Sahid pada tahun 2012, sempat bekerja di Club Med Resort selama 6 bulan pada tahun 2012 sebagai bagian dari program internship kampus. Bekerja di departemen MICE (Meeting, Incentives, Conferences and Exibitions). Aktif di WWF-Indonesia sejak 2010 sebagai volunteer untuk kampanye Earth Hour dan menjadi tim inti Earth Hour Jakarta pada tahun 2013. Saat ini aktif sebagai staff perlengkapan di Look Around Indonesia, sebuah NGO yang memfokuskan diri di bidang sosial terutama anak muda.