American Dreams, Komik Prekuel The Last of Us dari Dark Horse Comics

Untuk menyambut perilisan The Last of Us pada bulan Juni mendatang, Dark Horse Comics merilis versi komiknya yang diberi judul The Last of Us: American Dreams. Seperti apa komik ini? Simak di dalam!

Menyambut perilisan The Last of Us, Dark Horse Comics tidak ketinggalan untuk merilis versi komiknya yang berjudul The Last of Us: American Dreams. Komik ini memiliki total empat edisi, dan ditulis sendiri oleh penulis kisah The Last of Us, Neil Druckmann dan digambar oleh Lead Artist game-nya, Faith Erin Hicks. Komik ini mengisahkan petualangan Ellie dan seorang survivor lainnya yang bernama Riley, dan mengambil kisah sebelum kisah di dalam game.

Dikisahkan, Ellie hanyalah seorang anak yang tumbuh di dunia pasca kiamat, dan hidup di panti asuhan militer yang terletak di salah satu zona karantina. Saat mulai beranjak dewasa, dia dihadapkan pada pilihan yang sulit, apakah akan bergabung dengan tentara atau berjuang hidup sebatang kara. Sampai pada akhirnya, dia menemukan seorang wanita yang lebih tua, yang memberinya pilihan ketiga untuk bertahan hidup.

Sejatinya, komik ini dirilis pada awal April lalu, namun karena ada suatu hal, Dark Horse menunda perilisan edisi pertamanya hingga 24 April. Kamu bisa mendapatkan komik ini di situs resmi Dark Horse dengan banderol harga US $3.99 atau sekitar Rp 35.000 per edisinya. Kamu juga bisa mendapatkan edisi pertamanya dengan membeli satu dari dua pilihan paket spesial dari game ini, yaitu Post Pandemic Edition yang dibanderol dengan harga US $159 (sekitar Rp 1.3 juta), atau Survival Edition yang bisa kamu tebus dengan harga US $79.99 (sekitar Rp 600.000).

The Last of Us sendiri saat ini tengah dikembangkan oleh Naughty Dog, studio yang berada di balik layar pengembangan serial Uncharted, dan akan dirilis pada 14 Juni 2013 yang akan datang khusus untuk PS3.

Share this article

TENTANG PENULIS
Febrizio

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.