Sikap FOX yang “Lebay” Ditanggapi Negatif Oleh Gamer

Fox bersikap “lebay” saat launching game terbarunya. Hal tersebut memancing tanggapan negatif dari para gamer.

1397098179000

Bayangkan kamu adalah seorang gamer yang antusias. Situs-situs yang selalu kamu pantengin (selain of course..Duniaku.net) adalah TouchArcade, Kotaku, IGN, dan GamesInAsia. Lalu passionMu adalah berbagi, dan salah satu kebahagiaan yang kamu nantikan adalah ketika banyak orang me-like, berkomentar, me-ReTweet atau Share konten video yang kamu share di Youtube dan Twitch tentang game baru yang sedang kamu garap.

Sudah terbayang?..

Ok, lanjut lagi..

Sekarang bayangkan jika suatu hari ada game yang lucu, berbasiskan karakter sitkom kartun terkenal, sebut saja: Family Guy yang tiba-tiba hadir tanpa pemberitahuan. Pastinya akan kamu download, dan kamu akan berharap bisa jadi beberapa orang pertama yang melakukan walkthrough, atau hands on review, agar video-nya bisa kamu pamerkan di forum-forum dan di share di twitter dan Facebook.

Namun tidak beberapa lama kemudian, kamu melihat ini:

Youtube Violation claim

Pastinya reaksi kamu pada saat itu adalah:

KENAPA??

KENAPAAHH?? TUHAN OH KENAPAAHH? (Pake ‘H’)

Lalu, ceritanya kamu beralih ke akun Twitch.tv yang merupakan situs pecahan Justin.tv, khusus untuk para gamers yang ingin memamerkan skill mereka bermain game-game favorit secara LIVE.

Namun, inilah yang tiba-tiba terjadi:

Twitch account closed

“Bingung, Bingung deh!” 

Inilah yang terjadi oleh beberapa gamer, yang salah satunya bernama Hans dari Norwegia. (@Hanskaosu)

Alih-alih mendapatkan pujian/apresiasi dan komentar berharga di dunia maya, seperti yang dia inginkan, iOS gamer antusias yang satu ini malah dikecam pelanggaran hak cipta oleh pihak FOX, yang secara tidak sengaja melakukan kesalahan dan merilis game Family Guy: The Quest for Stuff di pasar iOS New Zealand.

 

Menurut laporan dari VentureBeat, game besutan dari FOX yang bekerjasama dengan developer TinyCo ini bukan “melarang” gamers meng-upload video gameplay ke jejaring sosial, melainkan mereka “tidak suka” kalau ada video gameplay yang beredar sebelum mereka benar-benar merilis game iOS itu ke pasar.

Sikap yang diambil oleh FOX memang memicu banyak kekesalan dari game reviewer. Kotaku misalnya, menyayangkan bahwa yang terjadi akhirnya publik bukan membicarakan tentang gameplay yang mirip dengan The Simpsons: Tapped Out karya Electronic Arts, namun malah menjelek-jelek kan sikap FOX sendiri.

Yang menjadi buah pikiran disini adalah, jika hal serupa terjadi dengan user dari Indonesia, yang pasti cerita seperti ini tidak akan sampai masuk media besar seperti, TouchArcade, Kotaku dan VentureBeat..

Karena Orang Indonesia berbesar hati, dan selalu memiliki sikap: #AkuRapopo..

~SPECIAL THANKS~

Siapa tahu, kamu men-Google Translate-nya,

Aku ingin mengucapkan terimakasih untuk TouchArcade dan HansKaosu karena kalau tidak ada kalian, aku tidak akan terinspirasi menulis disini. Yaahh, kalau tidak di Google Translate dan tidak dibaca tulisan ini, #AkuRapopo..

Juga, karena ini post pertamaku di Duniaku, aku ingin berterimakasih untuk GrandC dan Mas Febri yang telah mengajak aku ‘menulis’ kembali. Semoga bisa menjadi kontribusi untuk bangsa dan negara. Sampai jumpa di post berikutnya!

Share this article

TENTANG PENULIS
anton_soeharyo

Founder dan CEO dari Touchten.com, sebuah Smartphone game company, yang ingin mengharumkan nama Bangsa dan Negara. Selalu bersyukur dapat berkecimpung di dunia startup, game, dan segala hal yang berhubungan dengan wirausaha. Sangat senang dan bersyukur dapat belajar dan fasih dalam beberapa bahasa, Bahasa Indonesia, Inggris, Mandarin, dan Jepang. Pengemar Sushi, Ramen dan Manchester United. Hobi Bercanda, dan rajin berkerja.