Lenovo Mulai Menjual Yoga Tablet 10 HD+, Ditawarkan Dengan Harga 4 Jutaan!

Selama Mobile World Congress 2014, Lenovo mengungkapkan Lenovo Yoga Tablet 10 HD+. Saat itu kapan tanggal rilisnya masih belum terungkap, namun melalui website-nya, Lenovo sudah mulai menawarkan versi HD ini.

1398401499000

Lenovo-Yoga-10-HD-13

Selama Mobile World Congress 2014, Lenovo mengungkapkan Lenovo Yoga Tablet 10 HD+. Saat itu kami sudah mendapatkan data seperti spesifikasinya, dan cukup terkejut ketika mendapati jika harganya ternyata masih sama dengan Yoga Tablet 10. Saat itu kapan tanggal rilisnya masih belum terungkap, namun melalui website-nya, Lenovo sudah mulai menawarkan versi HD ini dengan harga US $369.00. Atau sekitar Rp. 4,3 jutaan.

Lenovo-Yoga-10-HD-14

Lenovo Yoga Tablet 10 HD+ masih menggunakan ukuran layar yang sama, 10.1-inchi dengan resolusi yang meingkat menjadi 1920 x 1200-pixel. Chipsetnya juga meningkat, kini dijalankan oleh Snapdragon APQ8228 dengan prosesor Snapdragon 400, yang menggunakan empat core prosesor dari inti ARM Cortex-A7, yang kecepatannya 1.6GHz. GPU-nya sendiri meningkat menjadi Adreno 305. Kemudian internal storage-nya 32GB, ada 2GB RAM, kamera depan 1.6-megapixel, kamera belakang 8-megapixel, dan baterainya juga masih dipertahankan 9000-mAh dengan klaim ketahanan 18 jam.

Lenovo-Yoga-10-HD-15

Lenovo-Yoga-10-HD-16

Untuk mendukung resolusi layarnya yang meningkat, Yoga Tablet 10 HD+ juga menawarkan teknologi Smart Display, yang memungkinan Yoga Android ini otomatis mengatur gambar dan tulisan yang tampil pada layar agar sesuai dengan kondisi pencahayaan ruangan saat ini, sehingga menghasilkan gambar yang tetap terlihat tajam dalam semua kondisi cahaya.

Finishing eksternalnya masih sama, menggunakan lapisan aluminum dengan hiasan chrome pada casingnya, yang kini tidak hanya ditawarkan dalam pilihan warna silver saja, namun juga ada warna champagne yang menurut Lenovo hanya ditujukan untuk pasar Asia. Di sisi eksternalnya, Lenovo juga sedikit merubah sudut kemiringan kickstand-nya, sehingga makin memudahkan kita untuk mengetik ketika memposisikannya nyaris mendatar.

Lenovo-Yoga-10-HD-5

Namun jika kamu lebih suka menggunakan keyboard eksternalnya yang dibanderol sekitar Rp. 700 ribuan. Sayangnya, harga $369 tersebut tidak termasuk aksesoris keyboardnya. Dan semoga saja jika dijual di Indonesia, Lenovo juga sama memaketkan keyboard tersebut. Lenovo juga mengatakan mereka sudah memperbaiki kestabilannya, sehingga lebih nyaman digunakan dalam jangka waktu lama.  Selain itu, kamera sekunder dari tablet dengan OS Android 4.3 Jelly Bean ini kini juga dipindahkan tepat ke tengah layar, sehingga memudahkan kita membuat foto diri.

Lenovo-Yoga-10-HD-17

Bagaimana dengan Yoga 10 HD+ ini, apakah juga akan dijual di Indonesia? Dari pantauan penulis, seharusnya Lenovo juga akan memasukkannya ke pasar lokal. Karena melihat data di Postel Indonesia, Lenovo sudah mengajukan sertifikat untuk menjual Lenovo B8080-H, tablet full HD pertama mereka ini di Indonesia sejak Februari lalu, dan status dari Lenovo B8080-H tersebut saat ini sertifikatnya sudah dicetak. Jadi tinggal menunggu waktu saja akan mulai dijual di pasar lokal!

Spesifikasi

  • Processor: Qualcomm Snapdragon 400 quad core 1.6GHz APQ8028
  • Operating System: Android OS, v4.3 Jelly Bean (upgrade ke Android KitKat 4.4)
  • Sound: 2x Front-facing speakers / Dolby Audio / 3.5mm Jack
  • Memory: LP DDR2 2GB
  • ROM: 32GB
  • Micro SD: Hingga 64GB
  • Battery: 9000mAh Li-ion, ketahanannya sampai 18 jam
  • Dimension: 26.162 x 1.016 – 0.254 x 18.034-cm, berat 625.957 gram
  • Camera: 8-MP Auto-focus di belakang, 1.6 MP HD Fixed-focus di depan
  • Display: 10.1” Full HD (1920 x 1200) IPS, Capacitive touchscreen 10-Point multitouch
  • Sensor: Accelerometer, e-Compass, Ambient Light, Hall, Vibration
  • Connectivity: WLAN: Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi hotspot, Bluetooth® 4.0, A-GPS

Sumber: Lenovo

TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.