10 Karakter Final Fantasy Terbaik Yang Pantas Masuk Dissidia Arcade

Tebak siapa saja mereka?

1424170537000

karakter final fantasy terbaik dissidia arcade

Square Enix baru mengumumkan seri terbaru Dissida. Kali ini tidak lagi untuk handheld, melainkan langsung ke arcade. Apa artinya?

Karena game fighting Arcade cenderung cepat, Dissidia baru ini kemungkinan nantinya akan lebih terorientasi ke battle, dan meminimalisasi aspek eksplorasi dan RPG seperti di seri-seri sebelumnya. Tapi jangan khawatir, kami yakin sekali Square Enix juga akan membawa game ini ke konsol. Mungkin bisa juga ke PS Vita (semoga!).


CONTINUE READING BELOW


Menyikapi game sekeren ini, tentu saja kami punya banyak harapan. Salah satunya adalah urusan roster. Bagaimanapun juga karakter adalah salah satu aspek paling penting dalam game fighting macam ini. Siapa yang tidak ingin melihat pertarungan antar karakter Final Fantasy terbaik?

Berikut adalah 10 karakter Final Fantasy terbaik pilihan kami:


10

Shadow (Final Fantasy VI)


FF-Shadow

Karakter misterius dari [outbound_link text=”Final Fantasy VI” link=”http://finalfantasy.wikia.com/wiki/Final_Fantasy_VI”] ini sangat pantas menjadi salah satu petarung di Dissidia. Shadow bisa disebut sebagai karakter Final Fantasy terbaik yang mewakili aspek ninja dan assassin. Tak hanya itu, dia juga memiliki anjing bernama Intercaptor yang selalu membantunya dalam pertarungan. Bayangkan betapa menariknya karakter ini jika playable di Dissidia Arcade.


9

Zack Fair (Crisis Core: Final Fantasy VII)


FF-Zack

Bisa jadi Zack memiliki banyak gerakan yang sama dengan Cloud. Namun tokoh utama [outbound_link text=”Crisis Core: Final Fantasy VII” link=”http://finalfantasy.wikia.com/wiki/Crisis_Core_-Final_Fantasy_VII-“] ini adalah karakter yang sangat memorable. Karena itulah dia berhak mengisi salah stau posisi karakter playable. Zack bisa lebih variatif dengan gerakan-gerakan Digital Mind Wave. Misalnya Rush Assault, Lucky Stars, bahkan Healing Wave.


Honorable Mention:

Angeal Hewley dan Genesis Rhapsodos

FF-AngealGen

Menghadirkan dua karakter ini mungkin berlebihan bagi Dissida. Toh Angeal punya gaya bertarung yang mirip-mirip dengan Zack dan Cloud. Tapi jika keduanya dihadirkan, kita bakal bisa melihat pertarungan dahsyat semacam ini:

[youtube_embed id=”1KxjGn30PDA”]


CONTINUE READING BELOW



8

Seifer Almasy (Final Fantasy VIII)



FF-Seifer

Kami heran kenapa rival Squall Leonheart ini tidak dimunculkan di Dissidia 012. Dia lebih tangguh dan memiliki gaya bertarung yang sangat berbeda dengan Squall. Fire Cross, limit break-nya, lebih terfokus pada serangan-serangan berbasis proyektil dibanding Renzokuken milik Squall. Ketangguhan Seifer terbukti ketika dia menghabisi Odin dengan Zantetsuken Reverse. Ini alasan kuat kenapa dia harus dihadirkan di Dissidia Arcade. Tidak percaya? Lihat videonya:

[youtube_embed id=”fFl9kBvm9JU”]


CONTINUE READING BELOW



7

Vivi Ornitier (Final Fantasy IX)



FF-Vivi

Kalau ada pertanyaan siapakah karakter Final Fantasy terbaik untuk job black mage? Bisa jadi Vivi adalah jawabannya. Karakter ini sangat ikonik. Selain karena kisahnya yang menyedihkan, Vivi juga sangat tangguh dalam battle. Black mage ini menguasai sihir level tinggi macam Meteor, Flare, dan Doomsday, juga kemampuan untuk Trance (seperti Zidane, Kuja, dan Terra). Bakal seru sekali jika bisa melihatnya di Dissidia terbaru nanti.


6

Beatrix (Final Fantasy IX)



FF-Beatrix

Jenderal Beatrix adalah ksatria terhebat dari Alexandria. Sempat menjadi karakter tamu, kehadirannya merupakan salah satu momen paling keren di [outbound_link text=”Final Fantasy IX” link=”http://finalfantasy.wikia.com/wiki/Final_Fantasy_IX”]. Beatrix mengingatkan kami akan sosok Jenderal Leo Cristophe dari Final Fantasy VI. Tidak mengherankan, Beatrix pun menguasai Shock yang merupakan jurus signature Leo. Mengingat minimnya petarung wanita di Dissidia, kami yakin Beatrix akan menjadi salah satu pilihan yang baik.

Simak betapa mengerikannya Beatrix di sini:

[youtube_embed id=”wOsMXrM6Br0″]


 

Simak halaman selanjutnya untuk karakter-karakter pilihan dari Final Fantasy X hingga XV.

TENTANG PENULIS
GrandC

Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.