Android for Work, Langkah Baru Google Menyambut Android Sebagai OS Mobile No. 1

Android menjadi OS terlaris, mengalahkan iOS, Windows Phone dan BlackBerry!

1424916051000

Android-for-Work-4

Analisis terbaru dari [outbound_link text=”International Data Corporation” link=”http://www.idc.com/getdoc.jsp?containerId=prUS25450615″], atau yang lebih dikenal sebagai IDC, platform mobile dunia pada tahun 2014 lalu dikuasai oleh Android dan iOS, dengan pangsa pasar mencapai 96.3% dari keseluruhan smartphone dunia (Windows Phone hanya berhasil meraup sisa kuenya). Detailnya, 81.5% dari keseluruhan pasar smartphone dikuasai Android, (meningkat dari 78.7% pada tahun sebelumnya). iOS sendiri memiliki pangsa pasar 14.8% (atau turun dari 19.7% pada tahun sebelumnya), sedangkan Windows Phone pada posisi ketiga mendapatkan porsi kue 2.7% (juga turun dari 2.8% dibandingkan periode tahun 2013). Blackberry, menduduki posisi paling buncit sepanjang 2014 lalu, dengan hanya 0.4% saja smartphone-nya yang beredar di pasaran. Keseluruhan, Android mendominasi pasar smartphone dunia.

Android-for-Work-1

Dan dengan banyaknya pengguna Android di dunia, wajar jika Google berusaha memberikan fitur yang pas untuk setiap penggunanya, Khususnya mereka yang menggunakan Android juga untuk bekerja. Untuk itulah, kemarin Google mengumumkan program Android for Work. Android for Work ini semacam solusi Knox-nya Samsung, yang menjaga agar semua hal yang kalian lakukan menggunakan OS Android, dan berhubungan dengan pekerjaan akan selalu aman, namun dengan tetap menyajikan antar muka yang sederhana agar semua penggunanya dengan mudah mengoperasikannya. Namun untuk target yang lebih lebar, Google jelas tidak ingin kerjasama [outbound_link text=”Apple dan IBM” link=”http://www.apple.com/pr/library/2014/07/15Apple-and-IBM-Forge-Global-Partnership-to-Transform-Enterprise-Mobility.html”] melalui layanan enterprise [outbound_link text=”Mobile First” link=”http://www.ibm.com/mobilefirst/us/en/”] melenggang begitu saja tanpa kompetisi.


CONTINUE READING BELOW

Cara Menghapus Knox, “Kepribadian Ganda” Pada Perangkat Android Samsung!

Android menjadi OS terlaris, mengalahkan iOS, Windows Phone dan BlackBerry!


Solusi yang sama seperti yang dikenalkan Google melalui Android Wear dan Android Auto, melalui Android for Work ini tablet dan smartphone Android mendapatkan akses ke Work Profiles, dengan asumsi OS-nya juga sudah Android 5,0 Lollipop.

Google juga menyediakan aplikasi Android for Work yang khusus didesain untuk OS Ice Cream Sandwich hingga Kitkat. Melalui Android for Work, kalian yang sering melakukan aktivitas melalui Android seperti berkirim dan menerima email, membuat dan mengedit document, browsing internet, yang merasa data kontaknya penting dan banyak lagi lainnya, bisa lebih merasa aman.

Android-for-Work-2

Android for Work juga mengenalkan Google Play for Work, yang fungsinya adalah memberi opsi pengaturan untuk memberikan dan mengatur aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan pada para pekerja yang juga terhubung dan menggunakan Android for Work. Dengan begitu makin mudah mendistribusikan aplikasi yang sama, yang memang diperlukan para pekerja. Fungsi yang menunjang produktivitas pekerja juga sudah diterapkan dalam Android for Work, sehingga mempermudah manajemen, misalnya dalam menyusun jadwal, atau mengedit presentasi.

Android-for-Work-3

Untuk layanan baru ini, Google sudah menggandeng beberapa partner, seperti Lenovo, LG, Sony, Samsung, HTC, Huawei, HP, Motorola, Dell, Adobe, Box, SAP, dan banyak lagi lainnya, termasuk BlackBerry, yang selama ini sudah dikenal memberi layanan yang terfokus pada pengaturan dan keamanan data perusahaan melalui aplikasi mobile.

Sumber: [outbound_link text=”Google” link=”https://www.google.com/work/android/”]

Share this article

TENTANG PENULIS
Ura

Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.