Jual Awan Kintoun Kena Pajak Gak Ya? Ini Jawaban dari Ditjen Pajak!

Jawabnya ada di ujung langit!

Akun Ditjen Pajak bahas apakah awan Kintoun kena pajak, tapi yang terjadi di luar dugaan kita.

Dalam mensosialisasikan hal pajak, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia mulai mendayagunakan media sosial. Di antaranya terdapat akun Facebook, Twitter, juga Instagram. Tentunya untuk membuat sosialisasi pajak yang efektif perlu membuat penyebaran informasi yang menarik. Salah satunya dilakukan admin sosial media Ditjen Pajak, yang membahas apakah penjualan Awan Kintoun kena pajak.

Mungkin pembahasan Awan Kintoun ini sedikit bersinggungan dengan kasus pajak mobil mewah dari seorang selebriti terkenal. Dari isu ini banyak orang yang penasaran apakah pemilik mobil membayar pajaknya, atau seberapa besar pajak yang harus ia bayar. Namun admin seolah mengalihkan gosip ini dengan pembahasan jenaka, yaitu tentang pajak awan Kintoun.

Saat akun Ditjen Pajak melempar topik awan Kintoun ini, justru terjadi hal unik di luar dugaan kita. Netizen malah me-reply dengan jawaban yang tidak kalah jenaka. Ini dia tanggapan-tanggapan netizen mengenai awan Kintoun kena pajak.

Bahkan mimin Ditjen Pajak pun sempat ikut bernyanyi! 

 

Kalau kamu fans Dragon Ball sejati, pasti tahu mengenai lagu ini. Ya, ini adalah lagu opening anime Dragon Ball yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Kalau kamu penasaran, begini lirik lagu lengkapnya

Orang pun datang
Dan akan kembali
Kehidupan kan jadi satu

Di kehidupan
Yang kedua
Akan menjadi lebih indah

Siapakah yang dapat melaksanakan
Sekarang berusaha mewujudkannya

Cahaya cinta perlahan menyilaukan
Itulah mimpi kehidupan kedua
Mimpi itu
Dari mana datangnya

Jawabnya ada di ujung langit
Kita ke sana dengan seorang anak
Anak yang tangkas
Dan juga pemberani

Bertarunglah Dragon Ball
Dengan segala kemampuan yang ada
Bila kembali dari langit
Semoga hidupkan jadi lebih baik

Tugas yang berat
Dilaksanakan
Berjuang agar lebih baik

Siapa yang dapat
Melaksanakannya
Dan berusaha mewujudkan

Semua itu demi hidup yang baik
Hanya dia yang mampu
Melaksanakannya

Tentunya ini menjadi hal unik lainnya yang terjadi di ranah Twitter. Saling bersahut-sahutan secara kompak, tidak semua orang bisa menirunya.

Jadi, apakah jualan awan Kintoun bisa kena pajak? Jawabnya ada di ujung langit!

Diedit oleh Fachrul Razi

Share this article

TENTANG PENULIS
totolee

Seorang pekerja teks komersial ...kalo katanya Ivan Lanin