10 Film Hollywood Bermodal Kecil yang Paling Menguntungkan

Rotten Tomatoes: 93% / IMDB: 8.1 Siapa yang tak kenal karakter memorable Rocky Balboa, seorang petinju yang berjuang mengalahkan petinju kelas berat Apollo Creed. Film ini dinilai sebagai salah satu film olahraga paling berpengaruh dan mengantarkan Sylvester Stallone menjadi bintang. Film ini menjadi salah satu film klasik yang mempopulerkan konsep tentang kepahlawanan yang diperjuangkan dari […]

1506744030000

5

Rocky (1976)

Rotten Tomatoes: 93% / IMDB: 8.1

Siapa yang tak kenal karakter memorable Rocky Balboa, seorang petinju yang berjuang mengalahkan petinju kelas berat Apollo Creed. Film ini dinilai sebagai salah satu film olahraga paling berpengaruh dan mengantarkan Sylvester Stallone menjadi bintang.

Film ini menjadi salah satu film klasik yang mempopulerkan konsep tentang kepahlawanan yang diperjuangkan dari semangat bertarung. Dengan budget $1 juta (Rp 13,3 miliar) saja, Rocky meraih presentase keuntungan 11 ribu persen dengan total box office $225 juta (Rp 3 triliun).

4

Night of the Living Dead (1968)

film hollywood bermodal kecil

Rotten Tomatoes: 96% / IMDB: 7.9

Dibaiat sebagai salah satu film horor paling menyeramkan sepanjang sejarah dan film yang memulai tren zombie, Night of the Living Dead bercerita tentang kepanikan massal akibat bangkitnya orang-orang mati. Sekelompok orang kemudian membuat barikade di sebuah rumah tua untuk menyelamatkan dari mayat hidup pemakan daging.

Diisi oleh kontennya yang kelewat gore pada masanya, film arahan sutradara George A. Romero ini berhasil meraup untung $30 juta (Rp 400 miliar) dengan budget hanya $114 ribu (Rp 1.5 miliar). Untung 13 ribu persen.

3

The Blair Witch Project (1999)

Rotten Tomatoes: 86% / IMDB: 6.4

Tiga orang pembuat film mendaki gunung untuk memfilmkan kisah penyihir yang bersemayam di hutan. Ketiganya dilaporkan menghilang, namun setahun kemudian rekaman mereka ditemukan. Rekaman itulah yang dipertontonkan menjadi film.


CONTINUE READING BELOW

Nostalgia Review Blade Runner (1982): Fiksi Ilmiah Revolusioner yang Tidak Biasa

Apa yang membuat Blade Runner (1982) menjadi begitu legendaris dan memiliki banyak penggemar hingga sekarang? Simak ulasannya di sini!


The Blair Witch Project adalah film yang mempopulerkan teknik found-footage. Teknik ini kemudian menjadi populer dan diikuti oleh banyak film horor lain, termasuk franchise Paranormal Activity, Cloverfield (2008), dan film Indonesia yang berjudul Keramat (2009).

Dengan budget hanya $60 ribu (Rp 800 juta), film ini meraup keuntungan $248,3 (Rp 3,3 triliun) dengan presentase keuntungan 20 ribu persen. Kesuksesan ini mengantarkan The Blair Witch Project menjadi film indie paling sukses sepanjang masa.

2

Mad Max (1979)

Rotten Tomatoes: 90% / IMDB: 7.0

Masih ingat film Mad Max: Fury Road yang tayang 2015 lalu? Fury Road adalah reboot untuk film originalnya, Mad Max. Film ini bercerita tentang dunia distopia, di mana seorang polisi Australia mempunyai misi menghentikan kekejaman geng motor.

Film aksi dengan motor-motoran ini meraih keuntungan $99.75 (Rp 1,3 triliun) dengan budget sederhana $200 ribu (Rp 2,6 miliar). Presentase keuntungan yang didapat dari film arahan George Miller ini sekitar 25 ribu persen.

1

Paranormal Activity (2007)

Rotten Tomatoes: 83% / IMDB: 6.3

Siapa yang dulu pernah menganggap kejadian di dalam Paranormal Activity adalah kejadian yang sebenarnya? Penulis salah satunya. Film found-footage ini mengambil kisah pasangan muda yang diganggu oleh makhluk supernatural di rumah mereka sendiri.

Paranormal Activity adalah film Hollywood bermodal kecil paling menguntungkan sepanjang sejarah Dengan budget supermini, yakni hanya $15 ribu (Rp 200 juta), film yang diproduksi, diambil gambarnya, disunting, ditulis, dan disutradarai oleh Oren Peli ini berhasil meraih keuntungan sebesar $197 juta (Rp 2.6 triliun). Presentase antara modal dan box office-nya mencapai 655 ribu persen!


Itulah 10 film Hollywood bermodal kecil paling menguntungkan seperti dilansir Business Pundit. Dari 10 film tersebut, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa film bermodal kecil pun bisa sukses secara komersial, asal diisi oleh materi film dan eksekusi yang sama baiknya.

Diedit oleh Fachrul Razi

Share this article

TENTANG PENULIS
Lazuardi Pratama

Merayakan film dan mengolok Liverpool.