Sejumlah Bioskop Menolak untuk Menayangkan Star Wars: The Last Jedi!

Sejumlah jaringan bioskop di Amerika memboikot penayangan Star Wars: The Last Jedi. Apa yang sebenarnya terjadi? Simak beritanya di sini!

1509775200000

Sejumlah pemilik jaringan bioskop besar di Amerika menolak untuk menayangkan Star Wars: The Last Jedi yang akan dirilis bulan Desember mendatang. Apa yang sebenarnya terjadi? Simak beritanya di sini!

Prestasi Walt Disney Company dari sektor perfilman mereka memang sangat luar biasa. Semenjak mereka membeli Marvel dan Lucasfilm, film-film mereka selalu merajai tangga box office di dunia dan tak sedikit di antaranya memecahkan beberapa rekor sebagai film-film terlaris sepanjang masa.

Film tersukses mereka hingga saat ini adalah Star Wars: The Force Awakens yang dirilis tahun 2015 lalu. Dengan pendapatan $936 juta untuk penayangan di Amerika saja dan $2 milyar bila ditotalkan dengan pendapatan dari pasar luar negeri, tentu saja besar harapan Disney bagi Star Wars: The Last Jedi yang merupakan sekuel dari The Force Awakens untuk bisa menyamai, atau bahkan melampaui prestasi tersebut.


CONTINUE READING BELOW

Trailer Perdana Star Wars The Last Jedi: Apakah Kylo Ren Akhirnya Akan Menyebrang Ke Sisi Terang?

Setelah beberapa bulan sebelumnya, menyaksikan cuplikan teaser-nya, akhirnya pada hari ini full trailer perdana dari film Star Wars: The Last Jedi dirilis.


Namun, agaknya impian itu akan sulit tercapai, setelah kabar mengejutkan datang dari The Wall Street Journal yang mengatakan bahwa sejumlah pemilik jaringan bioskop di Amerika menolak untuk menayangkan Star Wars: The Last Jedi.

Hal ini terjadi setelah beberapa pemilik jaringan bioskop di Amerika mengatakan bahwa Disney “mencekik” mereka lewat perjanjian dan peraturan yang dianggap sangat tidak adil, berat, dan bisa melukai bisnis mereka secara serius.

Peraturan-peraturan itu antara lain adalah Disney berhak mengambil 65% dari keuntungan yang didapatkan oleh bioskop-bioskop dari pemutaran Star Wars: The Last Jedi. Perlu diketahui, bahwa biasanya pihak studio mengambil sekitar 55%-60% keuntungan dari pendapatan domestik, dan sekitar 40% dari pendapatan luar negeri. Sehingga ini memecahkan rekor sebagai yang tertinggi di dalam bisnis perfilman.

Selain itu, bioskop-bioskop juga wajib menayangkan Star Wars: The Last Jedi di auditorium-auditorium terbesar mereka selama setidaknya satu bulan penuh. Meskipun film Star Wars studionya juga menerapkan peraturan yang sama, biasanya bioskop hanya wajib menayangkan film-film Disney lainnya selama kurang lebih dua minggu saja.

Bila ketahuan melanggar peraturan seperti menurunkan satu layar saja, maka mereka akan dikenakan denda sekitar 5% dari pendapatan mereka, sehingga total keuntungan yang didapatkan Disney menjadi 70%, jumlah yang bisa dikatakan sebagai sangat fantastis.


CONTINUE READING BELOW

EA Tutup Visceral Games, Kemanakah Arah Game Star Wars?

Bertahan selama 19 tahun, Visceral Games sebagai studio yang tengah mengembangkan Star Wars akhirnya ditutup oleh EA. Lalu, bagaimana nasib Star Wars?


Tentu saja hal ini tidak akan berpengaruh banyak kepada jaringan-jaringan bioskop besar. Mengingat Star Wars: The Last Jedi adalah salah satu film yang paling ditunggu-tunggu tahun ini, maka jelas mereka sudah mengantisipasi jumlah penonton dan pendapatan yang akan membludak, terlebih film ini akan dirilis pada musim liburan natal sehingga peraturan itu tidak akan terlalu terasa untuk mereka.

Namun, bagaimana dengan pemilik jaringan-jaringan bioskop di kota kecil? Terlebih di bioskop-bioskop yang tidak terlalu memiliki banyak jumlah layar, tentu saja mereka yang akan terkena imbasnya.

Apakah dengan menayangkan Star Wars: The Last Jedi saja selama satu bulan penuh menjamin bahwa penonton akan terus datang? Apakah penonton tidak akan bosan dan jenuh akibat mereka tidak memiliki alternatif tontonan lain, hingga akhirnya memutuskan untuk tidak pergi ke bioskop?

Tentu saja Disney tidak akan terlalu peduli, karena keuntungan yang akan mereka dapatkan sebagian besar datang dari jaringan bioskop-bioskop besar seperti AMC dan yang lainnya. Namun, tentu saja ini hal yang patut diperhatikan, karena mereka berpotensi bisa melukai atau membunuh bisnis bisokop-bioskop yang lebih kecil.

Bagaimana menurut pembaca Duniaku? Apakah setuju-setuju saja dengan peraturan oleh Disney karena itu merupakan permainan bisnis yang pintar? Atau tidak setuju akibat alasan-alasan yang dipaparkan di atas? Suarakan pendapat kalian di bagian komentar!

Star Wars: The Last Jedi akan dirilis tanggal 15 Desember 2017 mendatang.

Diedit oleh Fachrul Razi

TENTANG PENULIS
gusti

Tipikal mas-mas berbadan gede dan (Insya Allah) ramah yang tinggal di sekitar lingkungan rukun tetangga anda.