Produk Lokal Berkualitas, Inilah 6 Film Indonesia yang Ditunggu dari Forum Akatara!

40 film Indonesia terpilih dalam acara Akatara Indonesia Film Financing Forum yang diadakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Dari 40 film ini, ada beberapa film yang menurut kami pantas untuk ditunggu. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) beberapa hari lalu menyelenggarakan Akatara Indonesia Film Financing Forum untuk memfasilitasi akses permodalan antara pembuat film Indonesia dengan investor. Total ada 40 […]

1511054120000

40 film Indonesia terpilih dalam acara Akatara Indonesia Film Financing Forum yang diadakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Dari 40 film ini, ada beberapa film yang menurut kami pantas untuk ditunggu.

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) beberapa hari lalu menyelenggarakan Akatara Indonesia Film Financing Forum untuk memfasilitasi akses permodalan antara pembuat film Indonesia dengan investor. Total ada 40 film terpilih dari 381 film yang didaftarkan untuk ikut serta di Akatara.

Dalam forum ini, filmmaker akan mempresentasikan karya mereka untuk mendapat pendanaan. Beberapa film ada yang sudah masuk dalam tahap editing, pra-produksi dan beberapa lainnya masih berupa draft kasar.

“Jadi forum ini adalah yang pertama di Indonesia. Sebuah forum terbuka mempertemukan antara orang-orang yang punya ide-ide film proyek-proyek film dengan para penyandang dana, yang selama ini belum menyadari sepenuhnya bahwa ada proyek film yang bisa sangat menguntungkan,” ujar Kepala Bekraf Triawan Munaf.

Kriteria film yang terpilih antara lain sinopsis dan ide cerita, timeline produksi, budget, business projection, dan portofolio.10 project film berasal dari 10 sutradara yang mengambil cerita berlatar belakang 10 destinasi wisata prioritas dengan riset yang difasilitasi oleh Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf. Dua project film lainnya adalah yang terpilih mewakili Indonesia pada Torino Film Lab.


CONTINUE READING BELOW

Review My Generation: Realitas dan Identitas Kids Zaman Now

Film terbaru dari sutradara Upi ini menantang generasi lain khususnya orang tua untuk memahami kids zaman now. Simak dalam review My Generation berikut!


Dari 40 film ini, Duniaku.net tidak sabar untuk melihat film-film ini bisa ditayangkan di bioskop nasional:

Satu Jiwa untuk Indonesia (Darah Biru Arema 2)

Sepak bola memang punya tempat tersendiri dalam masyarakat. Bisa jadi, fanatisme penggemar terhadap klub bola lebih hebat atau setara dengan fanatisme terhadap agama. Seperti film pertama, Darah Biru Arema 2 mempunyai nada satir saat fanatisme mulai dipertanyakan.

Aremania hanyalah manusia yang sarat dengan keterbatasan. Film ini akan memuat 3 cerita yang memperlihatkan sisi humanis yang bertabrakan dengan sisi fanatisme yang diharapkan dari seorang penggemar. Oh ya, film ini sebenarnya sudah pada tahap akhir dan sudah bisa dipastikan akan tayang di bioskop.

Marangka

Film yang disutradarai oleh Andra Fembriarto dan diproduseri oleh Gandhi Fernando ini mengambil genre live-action fantasi drama bercerita tentang seorang bocah lugu yang bertualang untuk menyelamatkan kakaknya yang egois dari perut makhluk hutan.

Namun makhluk yang harus ia bunuh itu malah menjadi sahabatnya. Sebelum diproduksi, Marangka akan didahului dengan film pendek berjudul Lehak dalam omnibus Dongeng Mistis yang direncanakan tayang pada Maret 2018.

They Rise

They Rise mempunyai presentasi yang lumayan menonjol di Akatara dengan membawa talent pocong dengan gigitan zombie. Film yang ditulis dan disutradarai oleh Prabawa Aria Bima ini akan mengambil genre horor. Nayaka Untara yang terlibat memproduseri Guru Bangsa:Tjokroaminoto juga ikut terlibat di proyek ini.

Premise yang diusung adalah 7 orang bersahabat yang mendaki gunung dan menemui berbagai kejadian horor untuk pulang ke rumah dengan melibatkan pocong yang terinfeksi zombie. Film ini rencananya akan dibintangi oleh aktor serius seperti Abimana dan Adipati Dolkien. Sejauh ini, hanya itu informasi yang didapatkan dari film ini.

Mencuri Raden Saleh

Film yang disutradai oleh Sabrina Rochelle Kalangie ini mempunyai genre yang membuat cukup penasaran. Jadi karakter utama harus membuktikan kemampuannya dengan mencuri salah satu lukisan Raden Saleh.

Film Indonesia yang mengusung tema-tema pencurian apalagi untuk karya sekelas Raden Saleh tentu belum banyak. Dengan ambisi besar ini, kami berharap agar eksekusi film ini mampu memenuhi harapan penonton dari sebuah film dengan genre serupa. Sejauh ini, belum banyak informasi yang bisa didapatkan dari film ini.

Mudik

Film ini merupakan besutan sutradara Adriyanto Waskito Dewo yang sebelumnya sukses menyutradarai Tabula Rasa. Mudik mempunyai premise tentang seseorang yang menyetir sendiri dan dalam perjalanannya tidak sengaja menabrak orang.

Keluarga Cemara

Siapa yang tidak menunggu kelanjutan keluarga bersahaja favorit anak-anak 90an ini. Pengerjaan film Keluarga Cemara diserahkan pada Yandi Laurens yang melambung namanya sejak film pendek Wan An.

Keluarga Cemara versi baru ini akan mempunyai atmosfir moderen tetapi masih akan tetap setia pada cerita yang sudah menjadi pakem Keluarga Cemara. Abah dan Emak rencananya akan diserahkan pada Ringgo Agus dan Nirina Zubir. 


Di antara semuanya, mana nih yang kamu tunggu-tunggu?

Diedit oleh Fachrul Razi

Share this article

TENTANG PENULIS