Pembahasan Dragon Ball Super 116: Super Saiyan 2 Kefla Dipermalukan Goku!

Gantian Kefla yang dipermalukan oleh Goku di Dragon Ball Super episode 116. Namun tampaknya Goku belum sepenuhnya menguasai Ultra Instinct. Apa yang terjadi?

1511084734000

Dragon Ball Super 116

Gantian Kefla yang dipermalukan oleh Goku di Dragon Ball Super 116. Namun tampaknya Goku belum sepenuhnya menguasai Ultra Instinct. Apa yang terjadi?

Pembahasan Dragon Ball Super 116 ini jelas mengandung spoiler. Kalau kamu tipe yang anti sekali sama bocoran, maka sebenarnya kamu salah pilih artikel. Tak dianjurkan untuk membaca lebih jauh dari ini.

Tapi untuk yang memang sudah nonton atau tak keberatan membaca bocoran, kamu bisa menyimak ulasan Duniaku.net di bawah ini!

SPOILER ALERT!!!

1

Level Absurd Kekuatan Kefla

Kamu mau tahu seberapa kuat Kefla? Whis mengungkap di Dragon Ball Super 116 kalau energi fusion Kale dan Caulifla setara dengan Spirit Bomb yang Goku kerahkan untuk melawan Jiren.


CONTINUE READING BELOW

Pembahasan Dragon Ball Super 115: Sesuai yang Dijanjikan, Ultra Instinct Goku Bangkit Lagi!

Seperti yang dijanjikan di preview, Ultra Instinct Goku bangkit lagi di Dragon Ball Super 115! Apakah kekuatan ini cukup membantunya mengalahkan Kefla?


Jadi, fusion Potara sukses meningkatkan kekuatan kedua gadis itu hingga ke tahap yang benar-benar melampaui level energi Caulifla maupun Legendary Super Saiyan Kale. Tak heran Kefla versi biasa saja mampu menghajar Super Saiyan God Goku.

Tapi mau tahu yang lebih absurd? Level kekuatan Kefla itu dicapainya di level Super Saiyan 1. Di episode ini, dia sekalian mencapai Super Saiyan 2, membuat energinya semakin besar.

Whis mengungkap kalau upaya Goku untuk menyamai level energi Kefla inilah yang membuatnya akhirnya bisa berhasil mencapai Ultra Instinct. Hasilnya? Bahkan setelah Kefla mencapai Super Saiyan 2 pun Goku tak terasa akan kalah. Goku benar-benar hampir mencapai level dewa dalam wujud ini.

Hampir? Yep, masih ada masalah yang harus Goku tangani sebelum dia bisa menggunakannya untuk melawan Jiren.

2

Masalah dari Ultra Instinct Goku

Kefla, bahkan setelah mencapai level Super Saiyan 2, berhasil dipermalukan oleh  Goku di sepanjang episode ini. Lalu kenapa pertarungannya berlangsung selama satu episode, dan bukannya berakhir lebih cepat?

Jawabannya ternyata adalah Goku belum sepenuhnya menguasai Ultra Instinct.

Goku sudah memahami dasar penggunaan Ultra Instinct untuk bertahan. Karenanya, meski Kefla menyerangnya dari dekat pun Goku bisa menghindarinya dengan sangat mudah. Tapi saat Goku menyerang, serangannya terasa lemah. Mungkin ini juga alasan Jiren tak terlihat terluka meski sempat dihajar Goku.

Penyebabnya?

Dari kata-kata Whis, Goku memang belum menguasai penggunaan Ultra Instinct saat menyerang. Seharusnya Goku mempercayakan segalanya kepada instingnya. Namun saat ia hendak menyerang, dalam sekejap itu Goku masih berpikir bagaimana meluncurkan pukulan, tendangan, dan energi Ki-nya.

Kita lihat saja apa nanti Goku dapat menyadari kesalahannya dan mengoreksinya.


Lanjutan pembahasan Dragon Ball Super 116 bisa kamu baca di halaman kedua!

Share this article

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.