Kearifan Sepak Bola Lokal dan Hal Unik yang Pantas Jadi DLC PES 2018!

Dukung kearifan sepak bola lokal dalam DLC PES 2018! (Oke, tidak semuanya kearifan lokal sih…)

1511141401000

Dukung kearifan sepak bola lokal dalam DLC PES 2018! (Oke, tidak semuanya kearifan lokal sih…)

DLC atau Downloadable Content adalah sebuah konten yang bisa diunduh (You Don’t Say!?). Di dalamnya, terdapat banyak konten-konten menarik yang membuat game semakin seru. Sekarang ini, DLC sudah menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dalam berbagai judul game—termasuk pula PES 2018 yang baru saja dirilis pada bulan September lalu.

Dalam sejarah PES sendiri, rasa-rasanya DLC yang disediakan hanya berupa update pemain, rambut, seragam, sepatu, stadion, musik, tim-tim sepak bola, dan masih banyak lagi. DLC-DLC tersebut rasanya masih terlalu biasa menurut saya. Hal ini pun membuat saya dan beberapa kru Duniaku.net berpikir: kira-kira DLC apa saja yang cocok untuk PES 2018?

Setelah perbicangan ngalor-ngidul yang tidak jelas, kru Duniaku.net pun mulai mengumpulkan DLC-DLC yang sekiranya mampu membuat PES 2018 menjadi lebih menarik. Apa sajakah itu? Berikut ini adalah ide-ide untuk DLC PES 2018:

1

DLC Nostalgia – Winning Eleven Mode

dlc pes 2018 winning eleven

Bagi kamu yang pingsan (belum sadar, red.) atau belum tahu, PES atau Pro Evolution Soccer sebenarnya bernama World Soccer: Winning Eleven atau biasa kita kenal dengan Winning Eleven. Nama Winning Eleven sendiri digunakan untuk PES yang dirilis di Asia—dan setahu penulis, saat ini hanya untuk rilisan versi Jepang.

Lalu, apa yang dimaksud dengan Winning Eleven Mode? DLC yang satu ini maksudnya adalah mode klasik dari PES dengan tampilan grafis PlayStation 1 atau 2—lengkap dengan suara komentator klasik dan juga musik-musiknya.

Yah, bisa dibilang DLC ini merupakan mode klasik di kita para pemain “Winning Eleven” dulu bisa bernostalgia ketika memainkan PES 2018. Jadi, kita tidak perlu-perlu mencari konsol PlayStation 1 atau 2 dan bahkan meng-install PlayStation Emulator di PC untuk bernostalgia dengan Winning Eleven.

2

DLC Nasional – Timnas dan Lagu Indonesia Raya

Lho, bukannya timnas dan lagu ‘Indonesia Raya’ sudah pernah ada di seri PES sebelum-sebelumnya ya? Sayangnya, timnas Indonesia dan lagu kebangsaan tersebut bukanlah rilisan resmi dari Konami.

Nah, sebagai orang Indonesia yang juga terkadang memperhatikan pacar orang persepakbolaan Indonesia—terutama ketika timnas main—saya rasa tidak ada salahnya bagi Konami untuk membuat DLC resmi untuk PES 2018 berupa timnas Indonesia beserta lagu kebangsaannya. Setuju nggak?

3

DLC Wibu – Captain Tsubasa

captain tsubasa dlc pes 2018

Captain Tsubasa menjadi kartun anime yang sangat populer bagi kaum wibu anak-anak yang tumbuh di tahun 90-an akhir dan 2000-an awal. Berangkat dari sini, cukup banyak anak-anak yang bermain Winning Eleven (dan kemudian memainkan PES) menggunakan timnas Jepang.

Nah, masalahnya, timnas Jepang tidaklah berisi pemain-pemain seperti Tsubasa, Hyuga, atau Wakabayashi. Walhasil, anak-anak pada zaman dulu pun mulai menyambung-nyambungkan (delusi, red.) kalau posisi kapten itu kapten itu si Tsubasa, atau striker itu Hyuga, dan kipernya menjadi Wakabayashi.

Mengingat kepopuleran Captain Tsubasa tersebut, tidak ada salahnya bagi Konami untuk membuat DLC berupa timnas Jepang dengan pemain-pemain dari Captain Tsubasa. Kalau ini benar-benar terjadi, saya hanya berharap mereka juga memasukkan teknik-teknik tak manusiawi Captain Tsubasa ke dalamnya—biar PES menjadi terasa seperti Supershot Soccer! Haha.

Berbicara tentang teknik-teknik tak masuk akal Captain Tsubasa, saya jadi teringat satu lagi teknik dengan kearifan lokal yang layak untuk masuk ke dalam PES 2018 sebagai DLC. Apakah itu?

Lanjut ke halaman 2!

Share this article

TENTANG PENULIS
Snow

Veteran game survival-horror terutama Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis light novel. Light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.