Ini Penyebab Goten dan Trunks Lebih Mudah Menjadi Super Saiyan!

Melihat ini, bukankah seharusnya Bulla dan Pan juga bisa jadi Super Saiyan?

1513823449000

goten dan trunksGoten dan Trunks adalah karakter Dragon Ball termuda yang bisa berubah menjadi Super Saiyan! Bagaimana bisa? Inilah penyebabnya!

Kita mengenal Goten dan Trunks sebagai karakter Dragon Ball Z termuda yang mampu berubah menjadi Super Saiyan. Bahkan hasil gabungan keduanya, Gotenks, adalah karakter kedua yang mampu mencapai Super Saiyan 3 melampaui ayah Trunks, Vegeta. Tentu hal ini membuat para fan bertanya-tanya, bagaimana bisa mereka mencapai Super Saiyan semudah itu?

Belum lama ini kita diperkenalkan pada faktor utama yang mampu mengubah Saiyan menjadi Super Saiyan, dan itu bukan rasa marah. Akira Toriyama mengungkapkan sebelumnya di wawancara yang dirangkum dalam Saikyo Jump edisi Januari 2018 bahwa untuk menjadi Super Saiyan, selain latihan yang keras juga diperlukan S-Cell dalam jumlah tertentu.


CONTINUE READING BELOW

Mengenang Nail sang Kesatria Namek, Saudara Satu Tubuh Piccolo!

Nail sang Kesatria Namek adalah prajurit terkuat Bangsa Namek! Tahukah kalian bagaimana perjalanan Namekian yang merelakan bergabung dengan Piccolo ini?


Ketika S-Cell dalam tubuh Saiyan mencapai jumlah yang dibutuhkan, Saiyan dapat berubah menjadi Super Saiyan dengan pemicu tertentu. Amarah adalah salah satu hal yang bisa menjadi pemicu, tapi bukan merupakan faktor utama untuk bisa menjadi Super Saiyan. Sekali dipicu dengan perasaan yang berlebih, jumlah sel ini akan meningkat drastis dan menjadi aktif.

Lalu bagaimana bisa Goten dan Trunks yang masih muda memiliki S-Cell yang lebih banyak, sehingga mudah bagi mereka untuk menjadi Super Saiyan?

Berbeda dengan Gohan, ayah Goten dan Trunks telah mampu memasuki mode Super Saiyan sejak sebelum keduanya dilahirkan. S-Cell yang telah aktif dan berlimpah dalam tubuh Goku maupun Vegeta inilah yang kemudian diwariskan pada Goten dan Trunks, sehingga mereka lahir dalam keadaan memiliki jumlah S-Cell yang berlebih.

Dengan adanya jumlah S-Cell sebanyak itu di tubuh keduanya, Goten dan Trunks mampu mengakses wujud Super Saiyan di usianya yang begitu muda. Bahkan mereka melakukannya tanpa menunjukkan rasa amarah yang berlebih, seperti Goku ketika berubah menjadi Super Saiyan pertama kalinya.

Melihat ini, bukankah karakter seperti Pan dan Bulla seharusnya juga memiliki potensi yang sama atau bahkan lebih besar daripada Goten dan Trunks? Tak hanya terekspos oleh S-Cell dari masih kecil, Vegeta telah memasuki mode Super Saiyan God sebelum Bulla lahir. Seharusnya, minimal Bulla memiliki potensi yang sangat besar jika ia berminat memasuki dunia pertarungan.

Di Dragon Ball Super dan berbagai media lainnya kita telah diperlihatkan bahwa wanita pun bisa menjadi Super Saiyan, jadi seharusnya Pan dan Bulla juga memiliki kekuatan terpendam yang tak kalah besarnya dibanding pendahulu-pendahulu mereka. Sayangnya di Dragon Ball GT kita tak pernah melihat Pan berubah menjadi Super Saiyan, apalagi Bulla yang memang tak berminat dalam perkelahian.

Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian juga ingin melihat Pan dan Bulla menjadi Super Saiyan seperti Goten dan Trunks? Jawab di kolom komentar, ya!

Share this article

TENTANG PENULIS
Fudo

Saya bukan Fudo, tapi panggil saya Fudo. Penikmat tokusatsu, terutama Kamen Rider dan Super Sentai. Pria nomaden yang bertualang di luar keinginan sendiri. Bercita-cita untuk menguasai dunia.