Gila, Seorang Ayah Menantang Pacar Anaknya Adu Skill Game Fighting!

“Mau macarin anak saya? Kalahin dulu saya di dalam game!”

Hal yang biasanya hanya terjadi di fantasi liar kita, kini terjadi di dunia nyata. Seorang ayah menantang pacar anaknya untuk bermain game agar bisa jalan dengan si dia.

“Mau macarin anak saya? Kalahin dulu saya di dalam game.”.Kata-kata seperti itu mungkin tidak mungkin terjadi dalam dialog antara pacar anak dengan ayah si anak tersebut. Tetapi, hal ini menjadi nyata di Jepang ketika ada seorang ayah yang menantang pacar dari anak perempuannya dalam bermain game tepatnya game Guilty Gear.

Seperti yang dilansir oleh SoraNews24, seorang pengguna Twitter bernama @buppa_stone yang merupakan ayah dari seorang gadis SMP ini menantang pacar anaknya untuk bermain game Guilty Gear. Jika pacar anaknya kalah dalam permainan ini maka ia tidak boleh lagi mendekati anak perempuan tersayangnya itu.

Kejadian dimulai ketika anak perempuan dari @buppa_stone berkata bahwa ia sudah punya pacar dan ingin mengajaknya ke rumah. Si ayah menyetujui dan pacarnya dibawa ke rumah pada jam 18:00 waktu Jepang.

Ketika berbicara, ternyata si ayah dan pacar anaknya ini mempunyai hobi yang sama yaitu bermain video game. Lebih gilanya lagi mereka adalah maniak fighting games seperti Guilty Gear. Tanpa banyak basa-basi dan ba bi bu, sang ayah langsung menantang si pacar anaknya bermain game ini.

Dengan semangat berapi-api sang bapak mengatakan bahwa ia bisa mengalahkan bocah kecil ini dan mengatakan bahwa pacar anaknya ini tidak bisa apa-apa apalagi menggunakan karakter Slayer yang menurutnya adalah sama saja dengan melakukan tindakan pengecut.


CONTINUE READING BELOW

Siapa Bilang Jadi Gamer itu Murah? Ini Bukti Kalo Hobi Game itu Mahal

Jadi gamer itu mahal! Bahkan terkadang ada gamer yang rela hidup seirit mungkin untuk bisa membeli game kesayangan mereka.


Pertempuran yang ganas nan panas demi nama cinta pun dimulai. @buppa_stone langsung menekel terus permainan dari pacar anaknya, tidak mau kalah pacar anaknya pun juga bermain dengan sangat rapi agar bisa mencuri perhatian bapaknya dan bisa berjalan bersama dengan sang pujaan hati.

Tetapi, memang yang tua yang lebih berpengalaman. Sang ayah menang dengan angka 10 – 6 dan berkata “Saya sudah lama bermain Guilty Gear, sejak kamu masih kecil malah. Gak mungkin lah saya kalah sama bocah SMP macam kamu.”

Tetapi, rasa jumawanya itu berakhir ketika jam makan malam. Merasa terganggu oleh sikap bapaknya yang congkak, berisik, dan sombong itu, ia tidak mendapat makan malam dan disuruh keluar untuk mencari makan sendiri karena berisik dan terlalu banyak berbicara ketika bermain Guilty Gear yang menganggu ketenangan orang rumah.

Dengan kata lain, si pacar anaknya merupakan pemenang sejati karena ia masih bisa menerima kekalahannya dan tentunya bisa makan malam dengan pacarnya. Asyiiiiikkkkkk.

Diedit oleh Fachrul Razi

Share this article

TENTANG PENULIS
Luthfi Suryanda

Penyiar dan Tukang Kritik Anime, Musik, Film di blog pribadinya RE:PSYCHO. Senang akan hal berbau senang-senang. Sekarang belajar caranya menaklukkan industri pop kultur di Asia Tenggara