Review Bright : Kombinasi Dua Konsep yang Agak Menyegarkan

Berhasilkan Bright memuaskan penontonnya dengan konsep barunya? Baca ulasannya!

1514340008000

brightBerhasilkan Bright memuaskan penontonnya dengan konsep barunya? Apa saja yang ditawarkan dari film kombinasi kehidupan urban dan fantasi satu ini? Baca ulasannya hanya di Duniaku.net!

Akhirnya Netflix telah merilis film terbarunya yang berjudul Bright setelah sukses merilis serial TV The Punisher. Tak tanggung-tanggung, film ini mengeluarkan budget yang cukup besar, sembilan puluh juta dolar dan dibintangi oleh nama besar, Will Smith.

Dari sederet film bergenre serupa, hanya film ini yang melakukan dobrakan besar dengan menggabungkan konsep urban dengan fantasi ala abad pertengahan. Layakkah film ini untuk disejajarkan dengan film-film jebolan Hollywood?

Mari kita bahas bersama!

Sinopsis

BrightFilm ini ber-setting di masa alternatif di mana manusia hidup bersama dengan ras-ras mitologi seperti elf, orc dan dwarves. Meskipun bisa hidup di kota yang sama, para ras ini ternyata memiliki masalah mengenai diskriminasi dan perbedaan derajat antara ras.

Elf dikatakan adalah warga kelas pertama dan menduduki posisi-posisi penting di berbagai instansi. Manusia menduduki posisi kedua dan bekerja sebagai pegawai atau karyawan perusahaan. Sedangkan Orc harus hidup sebagai warga rendahan dan hidup sebagai pekerja kasar. Makhluk ini juga kerap diperlakukan sebagai kriminal.

Filmnya sendiri bercerita mengenai kisah seorang polisi manusia, Daryl Ward yang harus berpartner dengan Nicolas Jakoby, Orc pertama yang berhasil diterima di kepolisian. Mereka harus melindungi Tikka, elf muda yang membawa Magic Wand yang menjadi incaran banyak pihak dari geng kriminal sampai perkumpulan misterius, Inferni.

Masalah terus bertambah saat Ward dan Nicolas dicap sebagai penjahat yang melarikan Magic Wand. Keduanya harus mempertaruhkan lencana mereka demi menyelesaikan krisis yang bisa jadi akan membahayakan dunia. Mampukah Ward dan Nicolas menyelamatkan kota dari ancaman Inferni? Saksikan saja di situs resmi Netflix.

Konsep Segar dengan Taburan GTA dan Sedikit Bumbu Lord of The Ring

Sumber: CraveOnline


CONTINUE READING BELOW

Nostalgia Yuk! Inilah Pesan Moral dari 5 Film DreamWorks Tahun 2000-an

Tak hanya menghibur, ternyata sejumlah film DreamWorks tahun 2000-an ini juga mengajarkan banyak nilai moral pada penonton. Penasaran? Yuk buruan di check!


Bagaimana perasaan penulis saat menonton film ini? Jawabannya mungkin seperti film adaptasi Grand Theft Auto dengan sisipan nuansa Lord of The Ring.

Bisa dibilang, produksi Netflix ini merupakan salah satu dari sedikit film yang menampilkan kombinasi dua konsep yang bertolak belakang menjadi satu. Kapan lagi melihat para Elf bisa bergaya layaknya selebritis? Kapan lagi melihat Orc memiliki geng-geng kriminal dan membuat grafiti?

Sayangnya, penggabungan dua konsep ini hanya terbatas pada makhluk mitologinya semata. Nuansa fantasinya masih kurang terasa kecuali di bagian magic wand. Hal itu sebenarnya bisa dimaklumi mengingat fokus Bright sendiri berkutat pada genre kriminal.


Apa saja yang membuat film ini masih layak ditonton meski mendapat ulasan buruk oleh para kritikus professional? Klik halaman selanjutnya!

Share this article

TENTANG PENULIS
Guntomo

Guess what?