5 Alasan Kenapa Kamu Harus Menonton Showa Genroku Rakugo Shinju

Showa Genroku Rakugo Shinju adalah salah satu anime terbaik yang mungkin kamu lewatkan! Baca 5 alasan kenapa kamu harus menontonnya!

1514716256000

Shouwa Genroku Rakugo Shinju (2016-2017) adalah salah satu anime terbaik dan terunik dari musim-musim lalu yang bisa jadi terlewat dari radar anda! Kalau masih ragu, berikut adalah alasan kenapa kamu harus segera menontonnya!

Anime memang medium hiburan yang mudah disukai dan juga mudah dibenci, beberapa orang menganggap anime sebagai tontonan yang bisa membuka gerbang untuk melihat kebudayaan Jepang yang unik, namun beberapa orang juga memandang remeh anime sebagai tontonan yang tidak lebih hanya sekedar pemuas khayalan belaka.

Yang tidak bisa dipungkiri kenyataannya bahwa saat ini terlalu banyak anime yang mengandalkan “fan service” atau hal-hal berbau erotis untuk menarik minat penonton, terutama pria, ahem. Namun, tidak sedikit anime yang berhasil mendorong batasannya sebagai sebuah hiburan belaka, namun juga menghadirkan drama berkualitas tinggi.

Bagi kalian yang sudah muak dengan anime-anime formulaik dan generik yang itu-itu saja, bisa jadi kalian melewatkan salah satu permata tersembunyi sekaligus salah satu seri anime drama terbaik yang tayang selama beberapa tahun terakhir, yaitu Showa Genroku Rakugo Shinju!


CONTINUE READING BELOW

9 Anime Terbaik 2017: Didominasi Anime dengan Cerita-Cerita Ringan!

Tahun 2017 sebentar lagi berakhir, anime manakah yang rilis pada tahun 2017 dan pantas disebut sebagai anime terbaik 2017? Yuk, kita cari tahu di dalam artikel ini!


Adaptasi manga josei karangan Haruko Kumota ini pertama kali ditayangkan pada musim dingin 2016 sepanjang 13 episode, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan musim keduanya bertajuk Descending Stories: Showa Genroku Rakugo Shinju awal tahun 2017 ini.

Seri anime ini berlatar di era 1960an-1980an, berkisah tentang seorang mantan narapidana bernama Yotaro yang menjadi murid seorang rakugoka (pelaku seni rakugo) senior terhormat; Yurakutei Yakumo VIII, atau pada masa mudanya dikenal dengan nama panggung Kikuhiko. Dalam perjuangannya menguasai rakugo, ia perlahan-lahan menguak masa lalu sang guru yang kelam nan tragis.

Penasaran, ‘kan? Berikut adalah alasan kenapa kamu harus menonton Showa Genroku Rakugo Shinju!

1

Mengskeplor Budaya Jepang yang Terlupakan

Apabila kalian pernah menonton Kids on the Slope (2012), anime ini memiliki latar tempat dan waktu yang lumayan mirip, serta gaya visual yang hampir sama pula. Namun, bila KotS mengambil tema jazz dengan selingan romansa ala remaja, maka Rakugo Shinju adalah drama orang dewasa yang mengambil tema kebudayaan di tengah-tengah westernisasi pesat pasca Perang Dunia 2 di Jepang.

Sebagai anime yang bertema dengan seni kebudayaan, Rakugo Shinju memiliki dua kemungkinan: Menjadi tontonan yang menarik atau membosankan karena terlewat menggurui. Untungnya, berkat kualitas source material-nya yang memang bagus, Rakugo Shinju berakhir menjadi sebuah tontonan yang sangat-sangat menarik.

Episode pertama yang berdurasi sekitar 50 menit (80 menit di versi Blu-ray) terasa agak “menipu”, karena anime ini tidak menceritakan tentang Yotaro, namun tentang jatuh bangun Yakumo melalui flashback super panjang (memakan 12 episode dari keseluruhan 25 episode); yang pada saat itu masih mengemban nama Kikuhiko dalam perjuangannya menjadi seorang rakugoka di masa setelah peperangan.

Seni rakugo di anime ini tidak hanya menjadi sekedar gimmick belaka, namun juga menjadi roda penggerak drama di serial drama ini, sebagai media untuk metamorfosis para karakter yang berkecimpung di dunia seni rakugo untuk berkembang.

Rakugo memang seni yang cukup asing terdengar di telinga orang asing, bahkan orang Jepang sendiri kadang lupa dengan apa itu seni rakugo. Rakugo Shinju dengan kerennya berhasil memperkenalkan penonton awam terhadap seni ini dengan baik, namun di saat yang sama tak pernah terlalu menggurui.

Percayalah, cukup susah menjelaskannya di sini, namun kalau kalian menontonnya sendiri pasti mengerti maksud penulis!

2

Karakter-karakter yang Menarik dan Memesona

Selain rakugo sendiri, kekuatan utama dari seri anime ini adalah karakter-karakternya yang semuanya memiliki kisah dan pesona tersendiri. Tak ada karakter yang disia-siakan di sini, dari karakter utama sampai pendukung memiliki peran yang signifikan.

Dalam perjalanannya mempelajari rakugo dari tahun 1930an hingga 1950an, penonton diajak untuk melihat dilema Kikuhiko yang mencoba untuk menjaga budaya rakugo di era pasca perang di tengah-tengah masuknya westernisasi ke Jepang.

Kikuhiko yang semasa kecil bercita-cita menjadi penari tradisional terpaksa mempelajari seni rakugo yang ia sama sekali tidak tertarik, hingga evolusinya menjadi seorang rakugoka perfeksionis dan dingin berbanding terbalik dengan Sukeroku; saudara satu perguruannya yang blak-blakan, penggoda wanita, namun memiliki bakat rakugo yang sama sekali tidak bisa diremehkan.

Dinamika antara dua pria yang sifatnya bagaikan air dan minyak ini semakin menjadi-jadi dengan munculnya Miyokichi; seorang wanita penghibur yang menjadi pusat dari sebuah kisah cinta segitiga.

Bagusnya adalah, dengan jumlah karakter yang cenderung sedikit, ceritanya juga fokus dan setiap karakter memiliki kedalaman dan konflik, seperti Kikuhiko yang mengalami dilema seksualitas, Sukeroku yang dibenci para petinggi rakugo karena sikapnya yang semena-mena, dan Miyokichi yang menjadi titik konflik secara mengejutkan tidak hanya tampil sebagai “pemanis” belaka, namun juga menjadi penggerak cerita yang krusial.


Apa lagi sih yang membuat Rakugo Shinju menjadi sangat menarik? Simak di halaman kedua!

TENTANG PENULIS
gusti

Tipikal mas-mas berbadan gede dan (Insya Allah) ramah yang tinggal di sekitar lingkungan rukun tetangga anda.