Apakah Mungkin Penerbit dan Pengembang Game Menghasilkan Uang Tanpa Loot Box?

Apakah mungkin publisher atau developer game bisa menghasilkan uang tanpa microtransaction dan loot box?

menghasilkan uang

Sumber: Game Rant

Apakah mungkin sebuah publisher game atau pelaku industri game lainnya menghasilkan uang tanpa loot box atau microtransaction?

Microtransaction dan loot box bukanlah hal baru di industri game (Overwatch sudah berjalan hampir dua tahun sekarang), namun penyertaan microtransaction dan loot box pada judul AAA game saat ini telah mencapai titik tertinggi, di mana Star Wars Battlefront 2 menjadi pusat kemarahan gamer terhadap skema monetisasi ini.

Memang sih sampai detik ini tidak ada pemboikotan massa dan kami yakin hal itu tak akan terjadi, tapi ketegangan memang terus berlanjut di dunia maya. Well, semua hal ini akan mengacu pada sebuah pertanyaan… apakah mungkin sebuah video game bisa menghasilkan uang tanpa loot box atau microtransaction?

Sebelum kita membahas lebih jauh, mari kita sedikit melihat apa saja yang sudah terjadi pada microtransaction dan loot box itu sendiri.

Baru-baru ini ESRB mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menggolongkan loot box sebagai perjudian. Sementara Activision telah “dianugerahi” sebuah paten tentang sistem dan metode menjalankan microtransaction dalam sebuah video game multiplayer.

Dampak kemarahan gamer terhadap skema microtransaction ini juga memaksa Electronic Arts harus menutup salah satu studio pengembang mereka, Visceral Games pada bulan Oktober 2017 lalu.

Dan sekarang kita sedang menghadapi kebuntuan lain antara orang-orang yang membeli dan bermain game dan mereka yang membuat dan menjualnya. Dan satu-satunya yang bisa merusak hubungan ini adalah uang!

Sudah bukan rahasia lagi bahwa game membutuhkan biaya dan bukan rahasia juga bahwa biaya pengembangan game telah meningkat secara signifikan selama ini. Tim pengembang harus memikirkan engine baru, server multiplayer, pengujian yang lebih fokus, dan feedback dari para fan.


CONTINUE READING BELOW

Resmi! Belgia Nyatakan Loot Box Adalah Judi dan Minta Dihapus dari Video Game

Belgia menjadi negara pertama di benua Eropa yang tidak mau sistem Loot Box ada di video game dan mereka secara resmi menyatakan Loot Box adalah judi...


Dan kembali lagi… bagaimana sebuah publisher atau developer game bisa menghasilkan uang tanpa “mengganggu” pelanggan mereka?

Perbaiki Model Bisnisnya

menghasilkan uang

Sumber: Eclypsia

Sejujurnya menemukan jawaban pertanyaan tersebut adalah hal yang sulit. Terutama karena kita jarang mendapatkan semua informasi yang diperlukan. Penerbit sering bungkam selama bertahun-tahun ketika berbicara masalah anggaran game mereka.

Yang sering gamer dan kami lihat adalah pemasaran. Game AAA sering memiliki anggaran pemasaran setinggi biaya pengembangan (kadan bisa lebih tinggi). Menurut kami jika memang anggaran pengembangan dan pemasaran tinggi, maka hal bijak yang perlu dilakukan mereka adalah sedikit menaikkan harga game itu sendiri.

Sebagai contoh, Star Wars Battlefront 2 diluncurkan dalam dua edisi. Edisi standar hadir dengan konten dasar game dan update gratis, karena memang tidak ada season pass. Versi ini dijual seharga USD69.99 (sekitar Rp947 ribu).

Sementara edisi kedua disebut Elite Trooper Deluxe Edition yang mencakup mode multiplayer dengan harga USD109 (sekitar Rp1,4 juta).


CONTINUE READING BELOW

Puluhan Ribu Gamer Tulis Petisi, Minta ESRB Golongkan Loot Box Sebagai Perjudian

Sebuah petisi online telah ditandatangani puluhan ribu gamer yang meminta ESRB untuk menggolongkan Loot Box sebagai perjudian. Apakah dikabulkan?


Jelas sudah ada insentif bagi beberapa pemain untuk mengeluarkan uang lebih banyak sebelum mereka harus membeli loot box. Dan skema loot box ini hanya akan semakin membuat banyak pemain tidak memilih mode multiplayer-nya.

Menurut kami seharusnya EA menawarkan hanya satu versi game yang lengkap dengan biaya USD109 (sekitar Rp1,4 juta), sehingga memungkinkan banyak pemain untuk tidak dipusingkan dengan banyaknya pilihan, di mana pilihan tersebut akan mempengaruhi isi dompet mereka.


Lanjutan pembahasan ini bisa kamu cek di halaman kedua!

TENTANG PENULIS
era