Tahu Gak? Walaupun Paling Kuat, Son Goku Mati Berkali-kali di Dragon Ball

Bagaimana bisa Son Goku mati di Dragon Ball?

1517225447000

Sebagai karakter utama, Son Goku justru sudah mati berkali-kali

Dragon Ball memang erat kaitannya dengan Son Goku. Sebagaimana jelas bahwa Dragon Ball terinspirasi dari kisah Journey to the West, maka Son Goku bisa dikatakan sebagai karakter utama yang terinspirasi dari kera sakti Sun Wukong. Namun sebagai karakter utama, justru Son Goku mati berkali-kali di seri Dragon Ball ini.

Son Goku mati tidak hanya melalui pertarungan dengan lawan yang kuat, bahkan ia pernah mati karena virus penyakit. Hal ini merupakan hal yang tidak lazim di dunia manga shonen ketika justru karakter utama malah pernah mati berkali-kali.

Berikut adalah kematian Son Goku dalam beberapa kisah Dragon Ball.

Saiyan Saga

Raditz, kakak dari Son Goku menyerang Bumi. Ia menculik Son Gohan, anak Son Goku, dan yang merespons tantangan dari Raditz adalah Son Goku dan Piccolo. Saat ini asal-usul Son Goku pun semakin jelas, di mana ia merupakan alien dari bangsa Saiyan yang tadinya dikirim ke Bumi untuk menyerang Planet ini.

Walaupun Son Goku dan Piccolo telah bertarung sekuat tenaga, namun mereka kewalahan melawan Raditz. Akhirnya rencana pamungkas dilakukan. Son Goku menangkap Raditz dari belakang, sehingga Piccolo bisa melancarkan jurus Makankōsappō. Serangan ini menewaskan Raditz bersama Son Goku.

Nantinya Son Goku dihidupkan kembali oleh Dragon Ball

Android Saga – Future Trunks

Ada alasan penting kenapa Trunks kembali ke masa lalu. Di masanya, Bumi telah porak poranda karena ulah Android 17 dan Android 18. Ia kembali ke masa lalu agar bisa menjadi lebih kuat untuk melawan Android di masanya.

Salah satu kunci penting di masa depan Trunks adalah bahwa Son Goku telah meninggal. Son Goku meninggal karena serangan jantung yang diakibatkan oleh virus, dan obatnya baru ditemukan di masa depan Trunks. Hal ini membuat Son Goku tidak pernah melawan Android di masa depan Trunks.

Tidak seperti kematian karena terbunuh, yang masih bisa dihidupkan Dragon Ball, kematian alami karena usia ataupun karena penyakit tidak bisa dihidupkan kembali oleh Dragon Ball. Oleh karena itu Son Goku di masa depan Trunks jadi tidak bisa hidup kembali.

Trunks dari masa depan membawa obat dan memberikannya pada Son Goku agar dapat mencegah kematian karena virus serangan jantung tersebut. Walaupun begitu Son Goku sempat terkena serangan jantung saat melawan Android 19 dan Android 20 karena belum meminum obat dari Trunks.

Cell Saga

Walaupun telah mencapai wujud sempurna, Cell tidak bisa melawan Super Saiyan 2 Son Gohan. Bahkan serangan Son Gohan membuat Cell memuntahkan Android 18. Frustrasi, Cell akhirnya berusaha meledakkan diri.

Kehabisan waktu, Son Goku akhirnya berpindah secara instan dengan membawa Cell ke Planet Kaioo. Ledakan ini membunuh Son Goku dan Kaioo, namun Cell justru masih bisa beregenerasi dan menjadi Perfect Cell.

Nantinya Son Goku hidup kembali karena nyawa yang diberikan oleh Old Kai.

Black Saga

Zamasu yang mengetahui kekuatan Son Goku dan keberadaan Super Dragon Ball, mengumpulkan keseluruh bola. Ia pun meminta agar tubuhnya bertukar dengan Son Goku. Dengan begitu inilah awal mula ia menjadi Black.


Saat tubuh Zamasu sudah bertukar dengan Son Goku, ini membuat keluarga Son Goku kebingungan. Di tengah kemelut ini, Black datang dan membunuh Chi Chi, Son Goten, dan Son Goku. Inilah yang menjadi salah satu cabang masa depan akibat Black Saga.

Son Goku ini lenyap selamanya karena Future Zeno menghapus masa ini.

Vs Hit

Tidak puas dengan duel Universe 6 vs Universe 7, Son Goku tetap ingin menantang Hit untuk bertarung sekuat tenaga. Kebetulan ada yang membayar Hit untuk membunuh Son Goku yang ternyata itu adalah Son Goku sendiri.

Son Goku malah tewas terkena serangan Shunken Ensatsu milik Hit. Namun Son Goku telah melancarkan ki blast yang akan mengenainya agar jantungnya bisa berdetak kembali.

Diedit oleh Doni Jaelani

TENTANG PENULIS
totolee

Seorang pekerja teks komersial ...kalo katanya Ivan Lanin