Meski Nggak Pernah Cari Nafkah, Tapi Goku adalah Ayah dan Suami yang Baik, Lho!

Berbeda dengan penggambaran karakter Goku di Dragon Ball Super yang seakan tidak peduli dengan keluarganya, di manga Dragon Ball justru Goku adalah seorang ayah dan suami yang baik, lho!

1517879422000

Tampaknya, label ayah yang “buruk” seringkali ditempelkan pada Goku. Mulai dari tidak mau bekerja demi menafkahi keluarga dan lebih memilih untuk berlatih hingga mengirim Gohan untuk bertarung melawan Cell.  Tetapi sebenarnya, Goku adalah ayah dan suami yang baik, lho!

Berbicara mengenai pertarungan Gohan dan Cell, Goku berharap Gohan dapat mengeluarkan amarah dan kekuatannya yang sebenarnya. Tetapi, hal itu malah membahayakan Goku dkk, karena—sesuai dengan penjelasan Piccolo yang sudah lama dan mengenal Gohan—Gohan bukanlah seseorang yang suka bertarung dan lebih cinta damai. Maka dari itu, dia sangat sulit untuk marah sampai akhirnya Android 16 dihancurkan oleh Cell.

Hal ini membuktikan bahwa Goku masih kalah dekat dengan Gohan jika dibandingkan dengan kedekatan Gohan dan Piccolo. Tentunya, ini juga bukan salah Goku karena keadaan sebelumnya memaksanya untuk mengorbankan diri melawan Raditz dan Piccolo membawa Gohan berlatih.


CONTINUE READING BELOW

6 Fakta Tarble: Adik Vegeta yang Tidak Bisa Berubah Jadi Super Saiyan!

Tahukah kamu kalau Vegeta memiliki seorang adik? Tahukah kamu kalau adiknya ini juga termasuk karakter canon? Inilah 6 fakta tentang Tarble, adik Vegeta yang tidak bisa berubah menjadi Super Saiyan!


Sosok Goku sebagai ayah yang buruk semakin diperparah dengan munculnya Dragon Ball Super. Dalam seri tersebut, Goku sering digambarkan sebagai seorang penggila pertarungan yang selalu berusaha untuk melarikan diri dari pekerjaannya. Belum lagi, Goku juga dibuat sebagai jokes character atau bahan bercandaan di sebagian besar seri—hal yang sama juga terjadi pada Vegeta.

(Hal ini juga yang membuat banyak fans menyukai sosok cool Goku saat mendapatkan Ultra Instinct)

Beberapa waktu yang lalu, saya kembali membaca kembali manga Dragon Ball original buatan Akira Toriyama sendiri dari semenjak Raditz muncul hingga Kid Buu Saga. Saya pun menemukan bahwa pengembangan dan penyajian karakter Goku jauh lebih baik di manga Dragon Ball. Sangat berbeda dengan kemunculannya di Dragon Ball Super yang hanya diberi power up.

Dalam manga Dragon Ball pula, diperlihatkan bahwa sebenarnya Goku adalah ayah dan suami yang baik. Ada beberapa momen yang memperlihatkan hal tersebut. Berikut ini beberapa momen yang saya temukan di manga Dragon Ball original dan membuktikan kalau bukan hanya Vegeta, tetapi Goku adalah ayah dan suami yang baik.

Mati-Matian Melindungi Gohan

Gohan memulai debutnya dalam Saiyan Saga. Pertama kali muncul, Gohan sebagai seorang anak kecil berumur empat tahun yang sopan dan pemalu. Saat itu, dia diajak ke rumah Master Roshi dan diperkenalkan kepada Master Roshi, Bulma, dan Kuririn. Saat sedang berkumpul itulah, Raditz muncul, menghajar Goku, dan menculik Gohan.

Ketika anaknya diculik ini, Goku pun diperlihatkan memaksakan dirinya untuk bangkit meski masih dalam keadaan terluka. Dia berkali-kali berteriak memanggil Kintoun dengan panik. Hal ini membuktikan bahwa Goku benar-benar khawatir dengan keadaan anaknya sendiri. Sampai pada akhirnya, muncullah Piccolo.

Piccolo yang saat itu masih berstatus sebagai “musuh” dan “orang jahat” pun menawarkan diri untuk bekerja sama dengan Goku untuk melawan Raditz. Melihat perbedaan kekuatan yang sangat besar, belum lagi nyawa anaknya serta seluruh orang di muka Bumi terancam bahaya, Goku pun setuju untuk bertarung bersama Piccolo.

Ketika bertemu dengan Raditz, yang pertama kali ditanyakan oleh Goku adalah keadaan anaknya. Dia pun menenangkan Gohan dan berjanji akan menyelamatkannya. Benar-benar seorang ayah yang baik!

Lanjut ke halaman 2 untuk momen lainnya dalam manga Dragon Ball yang membuktikan kalau Goku adalah Ayah dan Suami yang baik!

TENTANG PENULIS
Snow

Veteran game survival-horror terutama Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis light novel. Light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.