Ranking Xeno Game: Manakah Karya Tetsuya Takahashi yang Terbaik?

Manakah Xeno game yang terbaik? Ini dia peringkatnya!

1518157803000

Tetsuya Takahashi adalah sebuah aset terbesar dalam sejarah industri game. Dia adalah seorang sutradara jenius dan seorang ahli pendongeng yang kaya akan ide dan pengetahuan!

Ia memulai debut-nya di Square saat membuat Xenogears, kemudian mendirikan perusahaanya sendiri, Monolith Soft dan menciptakan trilogi Xenosaga. Tak lama kemudian perusahaan tersebut diakusisi oleh Nintendo. Takahashi akhirnya memiliki kebebasan yang telah dimimpikannya sejak dulu, yaitu melahirkan franchise Xenoblade.

Mungkin kamu pernah bertanya-tanya, Xeno Game mana yang terbaik? Well, setiap Xeno Game memiliki keunikan yang akhirnya menjadi identias mereka sendiri. Dan berikut ini adalah peringkat Xeno Game dari yang terburuk hingga terbaik menurut Duniaku.net!

7

Xenosaga Episode II: Jenseits von Gut und Böse

Well, meskipun berada diperingkat paling terakhir dalam daftar Xeno Game terbaik, bukan berarti Xenosaga Episode II ini memang benar-benar jelek. Seri ini memiliki beberapa pertempuran terbaik di franchise-nya dan jauh lebih unggul ketimbang Episode I.

Masalahnya terletak pada narasi dan musik cutscene. Komposer, Yuki Kajiura memang telah melakukan pekerjaan hebat, tapi sayangnya itu tidak dilakukan juga oleh Shinji Hosoe. Ini merupakan sebuah hal yang mengejutkan, mengingat Hosoe adalah seorang komposer hebat yang memiliki karya luar biasa lewat Zero Escape.

Xenosaga II juga relatif pendek dibanding seri lainnya dan ada begitu banyak pertanyaan yang tidak pernah dijawab dalam seri, seperti apa yang sebenarnya terjadi pada Sakura.

6

Xenoblade Chronicles

Salah satu hal yang mungkin kurang mengenakan di Xenoblade Chronicles adalah english dub (dubbing bahasa inggris), tapi Xenoblade Chronicles merupakan salah satu seri yang bagus dan sistem bertempurnya lebih modern daripada Xeno Game yang menggunakan turn-based combat.

Xenoblade Chronicles memiliki cerita yang hebat, musiknya luar biasa, dan karakternya juga keran. Namun seri ini seakan-akan terlihat seperti kurang matang dalam pengembangannya, sebagai contoh adalah Shulk sebagai karakter utama yang agak lemah.

Secara grafis, game ini terlihat seperti game PlayStation 2 awal, namun hal tersebut tidak terlalu menjadi masalah, karena dunia di Xenoblade Chronicles sangat luas untuk dieksplorasi. Ini merupakan seri yang sangat bagus dan harus dimainkan bagi yang sebelumnya belum pernah memainkannya meskipun tidak memiliki detail yang mendalam seperti Xeno Game lainnya.

Semua Xeno game memang memiliki identitas unik yang mampu “menyihir” para fan dan pecinta RPG. Apakah Xeno game favorit ga berada di peringkat dasar kan? Yuk kita lanjutkan dengan melihat peringkat selanjutnya di halaman 2.

TENTANG PENULIS
era