KACAU, 4 Alasan Kenapa Kisah Boruto Sejauh Ini Membosankan dan Mengecewakan!

Mulai dari kebanyakan episode nggak penting hingga konsep teknologi canggih yang seimbang dengan dunia Naruto. Ini nih alasan kenapa kisah Boruto sejauh ini membosankan dan mengecewakan!

1519623011000

Kisah Boruto diawali dengan adegan pembuka yang sangat menarik dan bahkan menjadi perbincangan yang cukup ramai di kalangan para fans. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, kisah Boruto ini terasa membosankan. Tidak sedikit fan yang merasa kecewa dengan berkembangnya kisah Boruto ini. Salah satu bukti yang memperkuat hal tersebut adalah lesunya para fan mencari informasi mengenai Boruto di dunia maya.

Ya, berbeda dengan Dragon Ball Super yang selalu ramai dicari oleh para fan hampir setiap bulan—apalagi mendekati akhir episodenya di bulan Maret ini—pencarian informasi mengenai Boruto sendiri terus menurun dari hari ke hari.

Tidak hanya anime, manga Boruto juga semakin sepi dibahas di forum-forum online. Cukup banyak fans yang bertahan dalam forum-forum tersebut yang menyuarakan rasa kecewa mereka dengan bagaimana kisah Boruto berkembang.

Kira-kira, hal apa saja sih yang membuat para fans menjadi bosan dan kecewa dengan Boruto? Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa Boruto terasa membosankan dan mengecewakan:

1

Bertele-Tele: Alurnya Sangat Lambat

kisah boruto membosankan mengecewakan jelek

Kamu pasti menyangka bahwa anime Boruto dipenuhi episode filler layaknya Naruto. Yah, sebenarnya setiap episode yang muncul di anime Boruto bukanlah filler mengingat setiap karakter yang muncul di anime juga muncul di adaptasi light novel dan juga manga. Contohnya saja seperti Sumire yang di awal manga tidak muncul tetapi di chapter baru-baru ini muncul dan sempat menyatakan “perang” terhadap Sarada.

Nah, karena itu, bisa dibilang setiap episode yang muncul dalam anime Boruto sebenarnya bukan episode filler. Akan tetapi, setiap episode yang diceritakan ini sangatlah membosankan dan juga bertele-tele. Bayangkan, di arc pertamanya saja, Boruto butuh sekitar 10 episode baru akhirnya cerita menjadi serius. Pola ceritanya pun sama di setiap episodenya: teman Boruto “kesurupan” aing maung Nue, dan akhirnya sadar setelah diberi khotbah no jutsu Boruto.


CONTINUE READING BELOW

6 Alasan Kenapa Sumire Lebih Cocok untuk Boruto daripada Sarada!

Boruto lebih cocok dengan Sumire atau Sarada? Ini nih, 6 alasan kenapa Sumire lebih cocok untuk Boruto daripada Sarada! Setuju nggak?


Setelah bertarung melawan Nue dan Sumire, kisah Boruto pun kembali membosankan. Insiden pemberontakan generasi micin Shizuma tidak begitu menarik dan bertele-tele karena butuh 7 episode, mulai dari episode 25 hingga episode 31, supaya insiden tersebut selesai.

Boruto terus mengalami pola yang sama dan tidak ada yang benar-benar menarik—kecuali mungkin ketika Kakashi menghajar Boruto habis-habisan (aing puas lihatnya!!). Padahal, para fan tertarik menonton Boruto karena pembukaannya yang unik: yang memperlihatkan Konoha porak poranda, yang memperlihatkan dojutsu milik Boruto, dan isu kematian Naruto.

Ya, itulah yang ingin fans dapatkan dari cerita Boruto. Tetapi kisahnya terlalu bertele-tele. Bukannya tidak mungkin, kita harus menunggu sepuluh tahun kemudian sampai akhirnya cerita ini benar-benar menuju ke sana. Inilah yang menyebabkan fan kecewa dengan Boruto.

Lanjut ke halaman 2!

TENTANG PENULIS
Snow

Veteran game survival-horror terutama Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis light novel. Light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.