Pembahasan Dragon Ball Super 129: Akhirnya! Ultra Instinct Sempurna Muncul!

Akhirnya, Ultra Instinct Goku sempurna sudah!

1520155888000

Seperti biasa, pembahasan Dragon Ball Super 129 ini pastinya mengandung spoiler. Kalau kamu anti-bocoran dan masih mencari sendiri artikelnya, disarankan untuk tidak melanjutkan membaca. Kamu jelas salah masuk artikel.

Tapi kalau kamu memang sudah menonton dan ingin mengingat detail tertentu, atau tidak keberatan spoiler, simak saja ulasannya di bawah ini!

SPOILER ALERT!!!

1

Kelemahan Ultra Instinct Goku Masih Sama

Hanya tinggal tiga petarung yang tersisa di arena sekarang. (Jangan lupakan Frieza). Sementara satunya lagi ngumpet, Goku dan Jiren saling baku hantam.


CONTINUE READING BELOW

Pembahasan Dragon Ball Super 128: Ultra Instinct Kembali! Harapan untuk Universe 7!

Vegeta dihajar habis-habisan di Dragon Ball Super 128. Namun di momen tergelap ini, akhirnya Ultra Instinct Goku bangkit lagi! Pertarungan final boss sejati telah dimulai!


Masalahnya, Ultra Instinct tidak sempurna Goku masih memiliki kelemahan yang sama dengan saat ia mengeluarkannya untuk melawan Kefla. Serangannya justru lebih lemah bila dibandingkan dengan saat ia menggunakan wujud Blue.

Goku mungkin bisa mengejutkan Jiren. Namun saat Jiren memutuskan serius, serangan-serangan Goku pun hanya bisa merepotkan makhluk terkuat Universe 11 itu, tanpa bisa melukai Jiren secara serius.

Di Dragon Ball Super 129 ini, Goku mencoba untuk mengatasi Jiren dengan cara yang sama dengan Kefla. Dia menggunakan Ultra Instinct untuk menghindar, sementara dirinya fokus menghimpun tenaga Kamehameha. Namun Ultra Instinct Kamehameha ini pun bisa diatasi Jiren. Untung Goku masih melindungi dirinya sendiri dengan energi Ki, kalau tidak efeknya bisa bahaya.

Goku jelas harus upgrade kemampuannya secepatnya untuk menang. Karena Jiren masih berada di atas level kekuatan Ultra Instinct tidak sempurna.

2

Proses Goku Mencapai Ultra Instinct Sempurna Cukup Menarik

Penulis sempat mengira Goku bisa mencapai Ultra Instinct Sempurna dengan alasan yang sama seperti sebelumnya: dia terkena serangan Jiren, dikira K.O., namun justru bangkit menjadi lebih kuat. Soalnya di preview juga pilihan cuplikannya seakan menunjukkan Goku menjadi kuat setelah Ultra Instinct Kamehameha-nya gagal.

Untungnya bukan itu yang terjadi.

Pada dasarnya, kelemahan Ultra Instinct Goku saat ini adalah ada momen di mana ia tidak mempercayai instingnya sendiri, yaitu pada saat menyerang. Goku tampaknya menyadari hal tersebut. Dalam duelnya dengan Jiren, dia pun memejamkan mata, benar-benar berserah diri pada kekuatannya. Menurut analisis Whis, Goku benar-benar tidak lagi memikirkan emosi dan hal lain di luar dirinya, pertarungannya, dan musuhnya.

Semakin Goku mendekati wujud sempurna, semakin panas pula arena Tournament of Power. Hingga puncaknya adalah….


Ingin mengetahui seperti apa kekuatan Ultra Instinct Sempurna Goku? Cek lanjutan pembahasan Dragon Ball Super 129 di halaman kedua!

Share this article

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.