Wow! Ternyata ini Konsep Kecerdasan Buatan dalam Game Telltale Series!

Penasaran bagaimana Telltale membuat kecerdasan buatan dalam game-nya? Ini nih penjelasannya!

1522116045000

Tampaknya, perusahaan yang didirikan oleh Kevin Bruner, Dan Connors, Troy Molander pada 12 Juli 2004 silam yang berbasis di San Rafael, California ini sukses menunjukkan taringnya dalam dunia industri pengembang video game. Lalu, apa yang sebenarnya menjadi kunci kesuksesan mereka dalam industri video game? Ada banyak jawaban untuk ini.

Pertama, business model yang diterapkan berfokus pada episodic gaming dan digital distribution. Rata-rata game yang dikembangkan oleh Telltale dirilis dalam beberapa episode seperti Minecraft: Story Mode yang memiliki 8 episode. Ada juga yang dikemas dalam bentuk season seperti The Walking Dead yang kini sudah memiliki empat season.

Kedua, setiap game yang dimainkan menampilkan graphic adventure yang menawan berdasarkan properti lisensi populer mulai dari film, komik, televisi, dan video game. Sebut saja seperti Batman, Guardian of The Galaxy, The Walking Dead, Minecraft, dan masih banyak lagi di mana masing-masing properti lisensi populer ini memiliki fanbase yang cukup besar.

Genre game yang dikembangkan oleh Telltale biasanya berupa traditional adventure game dengan alur di mana pemain harus menyelesaikan puzzle di dalamnya. Storyline-nya disampaikan dengan pendekatan narrative-directed yang ditambahkan dengan fitur decision dan player choice-driven.

Setiap pilihan yang dipilih oleh pemain akan memengaruhi jalan cerita sehingga pemain dapat menentukan sendiri ending dari game tersebut. Konsep pengembangan game ini melibatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence seperti decision tree, finite-state machine, dan behavior tree. Mari kita bahas satu persatu. Oya, ulasan kali ini agak serius. Bersiaplah! Hehe

1

Decision Tree

Decision tree adalah sebuah kerangka dengan aturan “if-then” yang mendukung multi-valued serta continous input dengan banyak variabel pilihan. Singkatnya, decision tree memiliki dua komponen, yaitu input (kondisi) dan output (aksi). Pendekatan ini cukup populer digunakan karena mudah diimplementasikan. Normalnya, bagan untuk decision tree akan terlihat seperti dibawah ini.

Decision Trees | sumber: Artificial Intelligence for Games

Dalam game yang dimainkan, pilihan pemain akan menentukan aksi game mechanic yang ada atau jawaban yang akan diberikan oleh karakter lain. Misal, di Minecraft: Story Mode ketika Jesse harus memilih akan membangun apa untuk mengikuti Festival Endercon bersama timnya.

Pilihan yang dipilih dengan menekan tombol A, B, X, dan Y (Xbox One) akan memberikan tanggapan yang berbeda oleh teman-temannya tapi geng Jesse akan tetap memenangkan Endercon (saya mencoba semua pilihan dengan mengulangi setiap section). Artinya, apapun pilihan yang dipilih, pemain akan mendapatkan jawaban yang berbeda tapi kesimpulannya tetap sama.

game telltale series

Minecraft: Story Mode Episode 1 | sumber: Gaming With Red

Atau ketika Axel berantem dengan Lukas di atas rumah pohon saat malam hari dan game menanyakan apakah kamu ingin Lukas tetap tinggal atau tidak, apapun pilihanmu Lukas akan mengingatnya dan ini berdampak pada ringkasan final choice di akhir permainan (akan dibahas di bagian bawah).

Minecraft: Story Mode Episode 1 [sumber: Gaming With Red]

Lanjut ke halaman 2!

TENTANG PENULIS
Arya Adhitya

Bercita-cita mengalahkan poin achievement Xbox Live milik Major Nelson Sang Legenda Xbox sebelum tahun 2030. Game favorit adalah Crash Team Racing tapi konsol yang dimiliki adalah Xbox One. Mantap. Add my gamertag: BocahKacamata19