Inikah Makna di Balik Tindakan Aneh Doctor Strange di Infinity War? (SPOILER ALERT!)

Kalau kamu bingung dengan satu tindakan aneh Doctor Strange di Infinity War, mungkin ini sebenarnya alasan di balik keputusan tersebut!

Tindakan aneh Doctor Strange di Infinity War ini bisa dibilang sangat mengejutkan. Terutama setelah melihat sikapnya sebelum ini.

Kalau kamu ikutan bingung, simak pendapat penulis di bawah ini. Tapi ya sudah jelas pembahasan ini mengandung spoiler. Kalau kamu anti-bocoran, kamu sebenarnya masuk ke artikel yang salah.

Kalau kamu memang sudah nonton atau tidak keberatan bocoran, lanjut simak ulasan di bawah ini.

 

SPOILER ALERT!!!

Di Infinity War, Strange adalah pelindung Infinity Stone yang paling memberi perlawanan untuk Thanos.

Bayangkan saja, Power Stone sudah diperoleh oleh Thanos sebelum film dimulai. Space Stone ia rebut dengan mudah. Tiga tokoh kuat takluk tanpa memberi dampak berarti kepadanya. Reality Stone sudah ia rebut sebelum para pahlawan sempat datang menemuinya.

Untuk melindungi Time Stone, Strange dan para Avengers berhasil menghajar Thanos habis-habisan. Strange sendiri bahkan sempat mengatasi semua efek Infinity Gauntlet dengan sihir-sihir Mystic Arts.

Tindakan aneh Doctor Strange yang penulis maksud adalah dia lalu menyerahkan Time Stone dengan suka rela ke Thanos. Ia tidak memasang perangkap ke batu itu, tidak juga mencoba memanggil Dormammu. Ini pada akhirnya berujung kepada kemenangan Thanos.

Yang membuat tindakan ini aneh adalah Strange sebenarnya bertekad untuk mengorbankan Peter dan Tony kalau saja Time Stone ancamannya. Jadi kenapa ia melakukan itu?

Penulis merasa alasannya satu: Strange sudah tahu apa yang akan terjadi.

Ingat, sebelum pertempuran dimulai Strange sudah terlebih dahulu melihat masa depan alternatif untuk mengetahui apa yang akan terjadi. Dari semua itu, ia hanya melihat satu masa depan yang berujung pada kemenangan.

Tampaknya Strange lalu menyadari kalau Tony Stark harus hidup.

Situasi saat itu adalah Tony berhasil ditikam oleh  Thanos. Dengan nanomachine, Tony bisa memulihkan diri. Namun Thanos tidak akan memberinya waktu untuk melakukan itu.

Saat inilah Strange menyerahkan Time Stone secara suka rela.

Entah apa yang dilihat Strange di satu-satunya kemungkinan realita di mana para pahlawan bisa menang. Namun tampaknya ia menyadari antara kemenangan Thanos perlu dicapai agar muncul musuh yang bisa memperbaiki kesalahan ini di kemudian hari, atau Tony justru kunci menyelamatkan segalanya.

Lalu kenapa Tony? Ya, seperti sudah disebutkan di atas, dialah yang paling dalam bahaya saat itu. Kalaupun pertarungan dilanjutkan, yang berbeda hanya Strange, Tony, dan semua orang di Titan akan mati sebelum Thanos ke Bumi. Melihat ekspresi tenangnya saat dirinya musnah, Strange sudah tahu kalau dengan membuat Thanos mengampuni mereka, setidaknya Tony dan Nebula akan bisa melanjutkan bertarung.

Siapa tahu Tony dan otak geniusnya, dibantu Wakanda, dapat menemukan teknologi semacam mesin waktu, kan?


Itulah analisis penulis mengenai makna di balik tindakan aneh Doctor Strange. Kalau menurut kamu gimana nih? Sampaikan di kolom komentar!

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.