Zoro Layak Dapat Sorotan di Alur Cerita Wano! Ini Alasannya!

Bounty Sanji udah nyalip Zoro nih! Saatnya Zoro unjuk gigi lagi di Wano nanti!

Eiichiro Oda menyajikan pembagian peran yang menarik di Whole Cake Island. Luffy masih terasa sebagai tokoh utama, terbukti dari konfliknya melawan Charlotte Katakuri. Namun Sanji pun benar-benar disorot.

Sanji jadi alasan Luffy ke Whole Cake Island. Kisah masa lalu sang koki pun terkuak, hingga kita tahu apa yang dia lakukan sebelum kerja jadi koki cilik. Selain itu, kemampuan-kemampuan Sanji seperti memasak, menghindari serangan, dan kelincahan super pun ditonjolkan hingga akhir WCI.

Nah, rasanya untuk alur Wano nanti, Zoro layak mendapat sorotan seperti ini. Inilah lima alasannya!

1

Bounty-nya Sudah Disalip Sanji

Zoro dikenal sebagai tukang pukul kedua Topi Jerami. Tak heran dia adalah anggota kedua kelompok yang memperoleh nilai buruan, setelah kejadian di Alabasta. Biasanya nilai buruan Zoro pun kedua di bawah Luffy, sementara Sanji – yang sering apes untuk urusan begini – tertinggal.

Gara-gara Whole Cake Island, untuk pertama kalinya Sanji mengungguli Zoro dari segi bounty. Dia pun sempat girang menyadari hal ini, sebelum pundung karena namanya dicetak “Vinsmoke Sanji.”

Sebenarnya dari segi kekuatan fisik sih penulis merasa Zoro dan Sanji tidak jauh beda. Jadi kalau bounty mereka hanya terpatu sepuluh-dua puluh juta wajar.

Tapi Oda kadang suka mengerjai Sanji. Poster Sanji saja tidak pernah membuat si koki ini puas, mulai dari gambar yang jelek, nilai buruan di bawah Zoro, hingga nama yang ditulis lengkap Vinsmoke Sanji.

Penulis merasa ada kemungkinan setelah Sanji girang karena bounty-nya lebih besar dari Zoro, ujung-ujungnya setelah Wano selesai bounty Zoro justru melesat jauh sekali hingga mendekati Luffy.


Alasan lain kenapa Zoro layak mendapat sorotan di alur Wano dapat kamu cek di halaman kedua!

Share this article

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.