Pelajaran Strategi Mengelola Proyek Video Game dari BEKRAF Game Prime 2018!

Siapkah kamu jadi dev keren selanjutnya?

1531706435000

Dalam sesi ketiga dari acara B2B BEKRAF Game Prime 2018 yang bertempat di Ayana Midplaza Jakarta, Langer Lee selaku Global Business Director of Business Development Group dari XFLAG dan Mixi, perusahaan di balik Monster Strike membagikan kiatnya dalam mengelola proyek game!

Melalui pengelolaan XFlag/Mixi Inc. Langer Lee menjelaskan tentang bagaimana merancang sebuah proyek game yang lebih efisien dan tentunya mengelola sebuah proyek video game tidak hanya berhenti sampai pada rilisnya saja!

Dengan tujuan akhir sudah di dalam pikiran adalah hal yang luar biasa penting dalam mengelola proyek video game. Bahkan dari persiapan atas konsep sampai rilisnya proyek tersebut! Dengan contoh Monster Strike, Lee menuturkan pentingnya menjaga keakraban dalam pengerjaan sebuah proyek game!

Melalui fase-fase proyek dari pre-release, release, hinga post-release dalam proyek tersebut sebagai sebuah service product. Dan bahkan setelah sebuah proyek rilis pun, pemasaran adalah kunci yang utama untuk menjaga perhatian terhadap game tersebut untuk tetap hidup.

Tidak hanya video game saja, melalui strategi yang diterapkan oleh XFlag kesuksesan Monster Strike di pangsa game Android kelas dunia tidak lepas dari persepsi video game oleh perusahaan tersebut sebagai perangkat berkomunikasi antara kreator dan pemainnya!

Tidak berhenti sampai di situ, beliau juga menganjurkan bagi para game developer beraspirasi untuk menciptakan model bisnis yang sulit untuk ditiru oleh perusahaan-perusahaan lain! Tentu, komunitas sangat berperan besar dalam perkembangan model bisnis ini, apalagi justru ketika menciptakan goods dari sebuah game justru merupakan salah satu bagian paling mahal dalam mengembangkan sebuah IP.

Apa saja impresimu dalam proses penciptaan sebuah video game lewat panel BEKRAF Game Prime 2018 ini? Bagikan pendapatmu tentang proyek video game di balik layar ini di kolom komentar!

 

TENTANG PENULIS
A. Daniel

Kadang dipanggil Nyasu, makin jarang dipanggil Adhitya maupun Daniel. Sulit menggunakan medsos lain selain Facebook. Penulis fiksi yang belum siap lahir batin kalau wattpad-nya kedatangan pembaca baru.