Kenapa Levi Melawan Mikasa dan Eren di After Credit Attack on Titan Season 3?!

Jangan skip lagu endingnya! Sudah nonton tapi masih bingung? Simak penjelasannya di sini, tapi awas spoiler!

1539572410000

Saat ini, adegan di after credit Attack on Titan season 3 sedang ramai dibahas. Bagaimana tidak, ada sebuah adegan yang memberikan tanda tanya besar, terutama untuk kamu semua yang tidak membaca manganya.

Penasaran memang sebuah cara yang menyebalkan, karena itu jika kamu penasaran dengan makna after credit Attack on Titan season 3, kamu berada di artikel yang tepat.

Namun hati-hati, artikel ini tidak perlu ditanya lagi akan penuh dengan Spoiler keras, jadi silahkan baca, namun resiko ditanggung pembaca, ya.

SPOILER ALERT!!!

sumber: dokumentasi duniaku.net

Mungkin kamu akan bertanya-tanya, kenapa di adegan after credit Attack on Titan ada pertarungan antara Levi melawan Eren dan Mikasa.

Ketegangan di antara ketiganya juga terasa kuat, bahkan saking emosinya, Mikasa sampai menodongkan pedangnya ke leher Levi! Apa yang terjadi? Apakah Levi akan mati di tangan Mikasa?

Sebelumnya, lebih baik kita membahas penyebabnya terlebih dahulu, penyebab munculnya ketegangan di antara ketiganya.


CONTINUE READING BELOW

Loh Kok! Bagaimana Boruto Bisa Memanggil Ular Garaga yang Besar?!

Dalam teknik Kuchiyose, ada syarat Chakra yang harus dipenuhi untuk memanggil hewan yang besar, namun kenapa Boruto memanggil Garaga yang besar itu dengan mudah? Simak spekulasinya berikut ini!


Sebelum berperang melawan Beast Titan serta Colossal, dan Armor, pasukan Scout Legion menemukan sebuah fakta baru, yaitu ada sebuah serum dalam suntikan yang bisa merubah targetnya menjadi Titan.

Selain itu, mereka juga mengetahui bahwa dengan menjadi Titan, dan memakan Titan Shifters lainnya, maka Titan tersebut akan kembali menjadi manusia, dan memiliki kemampuan Titan Shifters yang ia makan.

Nah, masalahnya dimulai di sini. Ada dua orang penting yang terluka di dalam perang ini, yaitu Erwin, dan juga Armin.

sumber: dokumentasi duniaku.net

Erwin terluka ketika bertarung melawan Beast Titan, sehingga isi perutnya terluka sangat dalam, bahkan dikatakan isi perutnya bisa keluar, namun dia berhasil diselamatkan, meskipun jelas saja dia dalam kondisi sekarat.

Di sisi lain, Armin dan Eren kebagian bertarung melawan Colossal, alias Bertolt Hoover. Di sini, dengan berani Armin mengorbankan dirinya sebagai pengalih perhatian, namun Bertolt yang berada di dalam Colossal juga tidak segan-segan.

Dia menggunakan salah satu kemampuan Titan Colossal, yaitu mengeluarkan uap panas yang teramat panas, sampai akhirnya Armin terbakar oleh uap panas, bahkan kulitnya mengelupas habis, dan penampilannya sudah sulit untuk diidentifikasikan.

Tentu saja dua “otak” dari Scout Legion ini berada dalam bahaya, dan akhirnya harus dipilih satu, siapa yang akan diselamatkan dengan serum perubah Titan, dan memakan Bertolt yang sudah dikalahkan oleh Eren.

sumber: dokumentasi duniaku.net

Awalnya, Levi setuju bahwa Armin harus diberikan serum ini, namun salah satu anggota Scout Legion datang membawa tubuh Erwin, dan mengatakan bahwa pemimpin mereka ini harus segera diselamatkan.

Tentu saja Levi langsung berubah pikiran, dan merasa bahwa menolong Erwin sama dengan menolong umat manusia, dan dia siap membiarkan Armin mati.

Nah di sini lah Eren dan Mikasa tidak terima jika temannya sejak kecil dibiarkan mati begitu saja. Ketegangan langsung terjadi, dan melihat Armin yang mau dibiarkan mati, ditambah Levi yang memukul Eren, membuat Mikasa gelap hati, dan langsung berniat membunuh Levi!

Eren mencoba kembali mengingatkan semua jasa-jasa Armin dalam usah melawan Titan, mulai dari menyadari bahwa Female Titan adalah Annie, ide menggunakan Titan Eren untuk menutup dinding dengan batu, sampai ide untuk menjalankan misi pada tengah malam, serta dia lah yang membuat Eren bisa mengalahkan Colossal.

sumber: dokumentasi duniaku.net

Tentu saja jika ingin mengesampingkan emosi pribadi, Levi juga bingung menentukan siapa yang harus diselamatkan. Di sisi lain, anggota Scout Legion tadi juga menceritakan apa yang terjadi di sisi dinding, bahwa Erwin yang berhasil membuat rencana untuk mengalahkan Beast Titan, makin bingung deh orang-orang.

Setelah perdebatan yang alot, akhirnya bantuan datang untuk menenangkan Eren dan Mikasa, serta Hanji sukses membuat Mikasa tenang. Keputusan pun bulat, Erwin yang akan diselamatkan.

Ketika Erwin ingin disuntikan serum, dia menolak, dan justru sudah siap mati. Sementara itu, dia meminta Levi untuk menyuntikannya kepada Armin, dan jadilah Armin sebagai Colossal Titan.


Bagaimana? Sekarang sudah tahu kenapa Eren dan Mikasa bertengkar kuat dengan Levi bukan? Pertnyaan tentang apa yang terjadi di after credit Attack on Titan season 3 pun terjawab. Silahkan tulis pendapatmu di kolom komentar tentang after credit Attack on Titan, ya.

TENTANG PENULIS
Dimas Slebor

Panggilannya Dim, bukan Mas. Penggemar cerita-cerita Slice of Life, tapi juga suka robot-robotan. Suka review mainan di YouTube-nya. Lagi asik mengumpulkan mainan dengan uang pinjaman.